Gerebek Markas Narkoba di Makassar, 27 Orang Diamankan Bersama Sabu dan Senjata Tajam

SULSELNEWS.NET – Aparat gabungan menggerebek lokasi yang diduga menjadi pusat transaksi narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Dangko, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 27 orang diamankan. Mereka diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkoba, mulai dari pengguna hingga orang yang diduga berperan sebagai pengedar dan bandar.

Penggerebekan melibatkan ratusan personel gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Satuan Brimob Polda Sulsel.

Operasi ini dilakukan setelah aparat menerima laporan masyarakat terkait maraknya dugaan peredaran narkoba di kawasan tersebut.

Saat penggerebekan berlangsung, polisi terpaksa mendobrak salah satu rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian seorang pengedar sabu-sabu. Penghuni rumah tersebut disebut sempat bersembunyi setelah mengetahui kedatangan petugas.

Dari hasil operasi, aparat menyita sejumlah barang bukti, di antaranya paket sabu-sabu yang diduga siap edar, alat isap narkoba atau bong, jarum suntik, telepon seluler, dan uang tunai.

Petugas juga mengamankan sejumlah senjata tajam berupa busur beserta anak panahnya dan parang, serta senapan angin.

Selain melakukan penindakan, aparat gabungan sempat menghadapi perlawanan dari sejumlah perempuan yang menghuni kawasan tersebut saat penggerebekan berlangsung.

Seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polda Sulawesi Selatan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan, AKBP Yudhi Frianto, mengatakan penggerebekan tersebut melibatkan ratusan personil gabungan dan berhasil mengamankan 27 orang yang diduga pelaku penyalahguna narkoba.

“Hari ini kami berhasil mengamankan 27 orang terduga pelaku narkoba, 24 orang laki-laki dan 3 orang perempuan serta sejumlah barang bukti lainnya seperti senjata tajam, narkoba hingga CCTV,” ungkap Yudhi.

Penggerebekan ini menjadi bagian dari upaya aparat menindaklanjuti laporan warga sekaligus mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika di Kota Makassar.

Polisi masih perlu mendalami peran masing-masing orang yang diamankan, termasuk dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran sabu-sabu tersebut.