SULSELNEWS.NET – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperingati Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Jumat (17/7/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menegaskan kembali peran strategis koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat dan penguat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam kesempatan itu, ia membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia dengan tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.”
Andy Azis menyampaikan bahwa peringatan Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali posisi koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
“Koperasi bukan hanya badan usaha, tetapi juga usaha bersama untuk memperbaiki kehidupan ekonomi berdasarkan semangat tolong-menolong dan asas kekeluargaan sebagaimana dicita-citakan Bung Hatta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus menjadikan koperasi sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi rakyat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, saat ini telah terbentuk lebih dari 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia dan lebih dari 1.061 di antaranya telah beroperasi.
“Kehadiran koperasi tersebut diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, memperluas pemasaran produk lokal, hingga menghadirkan pelayanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong lahirnya koperasi-koperasi sektor produksi yang mampu menjadi motor penggerak industrialisasi rakyat. Berbagai koperasi kini mengelola usaha produktif di sektor perikanan, pertanian, energi, hingga hilirisasi komoditas yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Andy Azis menambahkan, transformasi koperasi juga diarahkan menuju era digital melalui pemanfaatan teknologi informasi, sistem pembayaran digital, kecerdasan buatan (AI), serta analisis data agar mampu menjangkau UMKM, petani milenial, nelayan, pekerja kreatif, hingga pelaku startup lokal.
“Pemerintah mendorong lahirnya koperasi modern yang memanfaatkan teknologi informasi, sistem pembayaran digital, kecerdasan buatan, analisis data, serta mampu menjangkau pelaku UMKM, petani milenial, nelayan, pekerja kreatif hingga startup lokal,” jelasnya.
Melalui tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya,” pemerintah mengajak seluruh insan koperasi untuk memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan tata kelola, memperluas kolaborasi, serta membangun koperasi yang sehat dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.
“Dengan energi, kreativitas, dan semangat kolaborasi generasi muda, saya yakin koperasi Indonesia akan semakin modern, profesional, dan menjadi pilihan utama dalam membangun usaha bersama demi terwujudnya Indonesia yang berjaya,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Andy Azis juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Gowa untuk terus meningkatkan disiplin dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Mari tingkatkan disiplin kalian dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tingkatkanlah kinerja kalian, salah satunya dengan hadir tepat waktu dan mematuhi aturan jam kerja,” pungkasnya. (NH)












