SULSELNEWS.NET – Produk unggulan Kabupaten Gowa kembali mencuri perhatian pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara dalam rangka HUT ke-46 Dekranas yang berlangsung di Mal Trans Studio Makassar, 8–12 Juli 2026.
Selain dikenakan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat penutupan acara, produk sutra Gowa juga berhasil mendorong penjualan Dekranasda Kabupaten Gowa hingga mencapai omzet Rp45 juta selama lima hari pameran.
Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, mengatakan capaian tersebut jauh melampaui target yang telah ditetapkan. Tingginya minat pengunjung menjadikan stan Dekranasda Gowa sebagai salah satu yang paling ramai selama pameran berlangsung.
“Hasil penjualan Dekranasda Gowa selama lima hari pelaksanaan Pameran Kriya dan Wastra Nusantara dalam rangka HUT Dekranas ke-46 Tahun 2026 ini sangat luar biasa, jauh di atas ekspektasi kami,” ujarnya.
Menurutnya, pameran tahun ini menjadi momentum penting bagi promosi dan pemasaran produk UMKM binaan Dekranasda Kabupaten Gowa.
Dibandingkan pameran yang digelar dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan kali ini dinilai memberikan peluang lebih besar untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas.
Adapun produk yang paling banyak diminati pengunjung di antaranya sarung sutra cura’ labba, dress dan outer berbahan sutra bermotif labba, baju bodo berbahan sutra, tas rajut, anyaman bambu, hingga berbagai aksesori seperti boneka rajut, gelang, dan gantungan kunci.
“Kami berharap ke depan semakin banyak produk unggulan Kabupaten Gowa yang dikenal di seluruh Indonesia bahkan mampu bersaing di pasar internasional,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa, Muh Fajaruddin, mengungkapkan kebanggaannya karena produk wastra Gowa dikenakan sejumlah tokoh nasional selama rangkaian HUT Dekranas.
Ia menyebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengenakan busana berbahan sutra Gowa saat menutup rangkaian HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall Makassar. Selain itu, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin juga mengenakan Baju Bodo Gowa, sementara Wakil Ketua Dekranas tampil menggunakan sarung sutra hasil binaan Dekranasda Gowa.
“Terima kasih Pak Mendagri memakai baju dari sutra Gowa, terima kasih juga Ibu Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur memakai Baju Bodo Gowa dan Ibu Wakil Ketua Dekranas memakai sarung sutra binaan Dekranasda Gowa,” ujar Fajaruddin.
Pada penutupan HUT ke-46 Dekranas, Minggu (12/7/2026), Tito Karnavian mengatakan kegiatan tersebut menjadi ajang strategis untuk mempromosikan produk kerajinan Nusantara sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif nasional.
Menurut Tito, Indonesia memiliki kekayaan budaya, suku, dan sumber daya alam yang melahirkan kerajinan tangan dengan karakter berbeda di setiap daerah.
“Indonesia adalah negara dengan kerajinan tangan paling beragam di dunia. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing karena kita memiliki begitu banyak suku, budaya, dan sumber daya alam yang berbeda-beda,” kata Tito.
Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dekranas dan pemerintah daerah, untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan bahan baku lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar global.












