SULSELNEWS.NET – Brand kuliner kenamaan asal Makassar, Lazuna, kembali membuktikan bahwa eksistensinya tidak hanya sekadar memanjakan lidah pelanggan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang melintasi batas negara.
Pada momentum Idul Adha kali ini, Lazuna melalui inisiasi sang owner, Hasdar Haedar, resmi menyalurkan hewan qurban ke Mesir yang diperuntukkan bagi para pengungsi korban konflik dari Palestina dan Sudan.
Langkah kemanusiaan ini menjadi bukti nyata komitmen Lazuna dalam memperkuat nilai sosial perusahaan di kancah internasional. Hasdar Haedar menyampaikan bahwa keputusan untuk menyasar wilayah Mesir didasari oleh kondisi memprihatinkan para pengungsi Palestina dan Sudan yang sangat membutuhkan pasokan pangan dan dukungan moral di tengah situasi yang serba sulit.
Dengan semangat solidaritas yang tinggi, berkolaborasi dengan Lembaga Zakat Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Lazuna mengirimkan dua ekor kambing terbaik, di mana satu ekor dikhususkan bagi penerima manfaat dari Palestina dan satu ekor lainnya untuk saudara-saudara pengungsi dari Sudan.
Penyaluran ini dilakukan dengan koordinasi yang apik di lapangan guna memastikan amanah qurban tersebut sampai ke tangan mereka yang paling berhak. Hasdar menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk rasa syukur atas kepercayaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan terhadap Lazuna selama ini.
Baginya, keberkahan bisnis tidak hanya diukur dari angka penjualan, melainkan dari seberapa besar manfaat yang bisa ditebarkan kepada sesama, terutama bagi mereka yang sedang berjuang di tanah pengungsian.
Kepedulian yang ditunjukkan Lazuna ini pun menjadi perbincangan hangat dan menuai apresiasi luas, mengingat Lazuna berhasil memposisikan dirinya sebagai brand lokal yang memiliki kepedulian global.
Aksi filantropi ini diharapkan dapat mempererat ikatan persaudaraan kemanusiaan sekaligus menginspirasi para pelaku usaha lain di Indonesia untuk tetap menaruh perhatian pada isu-isu kemanusiaan internasional. Melalui qurban ini, Lazuna tidak hanya mengirimkan daging, tetapi juga mengirimkan pesan harapan bahwa masyarakat Indonesia, khususnya Makassar, berdiri bersama para pengungsi Palestina dan Sudan.










