SULSELNEWS.NET–Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus berkomitmen memastikan program penguatan gizi masyarakat berjalan optimal.
Guna memastikan hal tersebut, Kepala Dinas PPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Rappocini, Makassar.
Peninjauan ini berfokus pada koordinasi, monitoring, evaluasi, serta penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sasaran 3B, yakni ibu hamil, balita non-PAUD, dan ibu menyusui.
Rangkaian kunjungan dimulai dengan menyambangi SPPG yang berada di Kelurahan Minasa Upa serta kawasan Gunungsari (meliputi SPPG Gunungsari 1 dan Gunungsari 5).
Di lokasi tersebut, Andi Irwan Bangsawan melihat langsung kesiapan ruang produksi pangan, higienitas fasilitas pencucian, hingga standar operasional penerimaan dan penyimpanan bahan makanan, baik bahan kering maupun basah.
”Pagi ini kita memantau langsung penyaluran MBG 3B di beberapa titik SPPG. Kita ingin memastikan seluruh proses, mulai dari ruang produksi pangan, suhu penyimpanan ideal, hingga proses packing, benar-benar steril dan terjaga mutunya sebelum diantarkan ke sekolah-sekolah maupun ke penerima manfaat,” ujar Andi Irwan Bangsawan di sela-sela peninjauannya.
Setelah memantau aspek produksi, kunjungan berlanjut ke SPPG Karunrung. Di lokasi ini, Kepala DPPKB Makassar menyaksikan langsung proses pendistribusian makanan bergizi menggunakan wadah ompreng khusus yang diserahkan langsung kepada anak-anak balita dan keluarga penerima manfaat.
Tercatat sekitar 300 Penerima Manfaat (PM) di wilayah tersebut telah ter-cover oleh program ini.
Selain memantau distribusi makanan, Andi Irwan juga mengevaluasi pelaksanaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang dilakukan oleh kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) kepada masyarakat setempat.
”Alhamdulillah, penyaluran di Kecamatan Rappocini berjalan dengan sangat baik dan tertib. Yang terpenting bagi kita adalah program ini jalan dulu secara konsisten, mau itu melayani 50 atau 100 orang di tiap titik, konsistensi itu yang utama. Kami juga sangat berterima kasih kepada seluruh pengelola SPPG dan yayasan mitra yang telah membantu menyukseskan program pemenuhan gizi ini demi masa depan anak-anak kita dan menekan angka stunting di Kota Makassar,” tambah Andi Irwan Bangsawan.
Melalui peninjauan ketat yang dilakukan secara berkala ini, DPPKB Kota Makassar berharap, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terus berjalan optimal, mempertahankan kualitas gizinya, serta memberikan dampak nyata dalam mewujudkan masyarakat Makassar yang lebih sehat dan bebas stunting. (*)












