Diduga Diserang Geng Motor, Polisi di Makassar Patah Tangan hingga Harus Dioperasi

SULSELNEWS.NET— Seorang anggota polisi mengalami patah tangan hingga harus menjalani operasi saat mengejar kelompok pemotor yang diduga terlibat keributan di Jalan Opu Daeng Risadju, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Polisi yang mendapat informasi adanya sekelompok pemotor kemudian mendatangi lokasi untuk membubarkan mereka.

Saat itu, warga dan kelompok pemotor sempat terlibat tawuran menggunakan batu di jalan raya. Polisi kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok pemotor tersebut.

Dalam pengejaran, seorang anggota polisi terjatuh dari sepeda motornya. Anggota tersebut diduga berupaya menghindari serangan busur panah hingga akhirnya terjatuh dan mengalami patah pada bagian tangan.

Anggota polisi itu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan dan dijadwalkan menjalani operasi.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Achmad, mengatakan tiga remaja yang diamankan dalam kejadian tersebut masih diperiksa di Polsek Mariso.

“Pada saat mereka dibubarkan, anggota ada mengejar dari pihak anak-anak tersebut dan pada saat itu ada anggota yang jatuh yang sekarang itu anggota sudah dibawa ke rumah sakit karena mengalami patah tangan,” kata Jafar.

Tiga remaja tersebut diketahui masih di bawah umur dan berasal dari Kabupaten Gowa. Polisi masih mendalami peran masing-masing dalam kejadian tersebut.

“Belum diketahui peranannya dan kejadiannya itu perlu didalami dari keterangan-keterangan saksi yang lainnya,” ujar Jafar.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para remaja dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap kronologi lengkap keributan tersebut.