News  

Lansia Tenggelam di Saluran Irigasi Wajo Ditemukan Meninggal Sejauh 71 Kilometer

SULSELNEWS.NET —Setelah tiga hari melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan terjatuh dan terseret arus di saluran irigasi Desa Wage, Kecamatan Sabbang Paru, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Langasi (70), seorang warga Desa Wage yang dilaporkan tenggelam dan terbawa arus pada Sabtu (24/05) sekitar pukul 13.00 WITA. Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dari BPBD Kabupaten Wajo pada pukul 15.20 WITA di hari yang sama.

Pada hari ketiga operasi, Selasa (26/05), Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan membagi area pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
Pencarian dilakukan menyusuri aliran saluran irigasi hingga Sungai Walanae menggunakan perahu karet.

Hingga siang tadi, aparat Desa Latonro, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone melaporkan adanya penemuan sesosok korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar 71 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi dan segera melakukan proses evakuasi. Selanjutnya korban dibawa menuju Kelurahan Cenrana sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Wage, Kecamatan Sabbang Paru, Kabupaten Wajo.

Komandan tim operasi SAR yang berada dilapangan, Idris, menyampaikan penemuan korban yang telah di cari selama tiga hari dan mengapresiasi terhadap seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Korban berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi dalam kondisi meninggal dunia sekitar 71 kilometer dari lokasi kejadian awal. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami nyatakan selesai dan resmi ditutup. Dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bekerja sama selama proses pencarian berlangsung,” ujar Idris.

Setelah dilakukan debriefing, seluruh unsur yang terlibat sepakat mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh personel kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan dedikasi yang telah diberikan selama pelaksanaan operasi.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Basarnas, SAR Brimob, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Wajo, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Wajo, PMI Wajo, serta masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *