SULSELNEWS.NET — Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), mengajak sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan dekan fakultas teknik dari Makassar mengunjungi China untuk melihat langsung perkembangan teknologi dan industri di negara tersebut.
Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran bagi kalangan akademisi Indonesia, khususnya untuk melihat perkembangan teknologi informasi (IT) dan penerapannya di sektor industri.
JK menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (20/9/2026), sebelum bertolak ke China bersama rombongan.
“Semua dekan fakultas teknik di Makassar, bersama pimpinan perguruan tinggi, saya undang untuk mengunjungi China dan melihat sejauh mana perkembangan teknologi di sana,” ujar JK.
Salah satu agenda rombongan adalah mengunjungi Huawei. JK mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan melihat perkembangan teknologi sekaligus membandingkannya dengan kemampuan yang telah dimiliki Indonesia.
“Di Huawei, kita ingin melihat perbandingan antara apa yang kita laksanakan dengan kemampuan teknologi negara lain. Ini menjadi bahan pembelajaran bagi kita,” katanya.
JK menilai penguasaan teknologi merupakan salah satu bagian penting dalam mendorong kemajuan bangsa.
“China sangat maju dalam teknologi. Kita ingin melihat bagaimana mereka mencapai kemajuan tersebut dan bagaimana kita juga bisa maju,” tutur JK.
Kunjungan ke China dijadwalkan berlangsung selama empat hari dengan fokus utama mempelajari perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi.
“Itulah maksud kunjungan ini, untuk melihat kemajuan teknologi China, khususnya di bidang informasi atau IT,” kata JK.
Pelajari Penerapan Teknologi di Industri
Setelah kunjungan ke China, rombongan juga dijadwalkan melihat sejumlah industri di Jakarta.
Menurut JK, agenda tersebut untuk mempelajari penerapan teknologi secara langsung dalam kegiatan industri.
“Kita juga akan melihat beberapa industri di Jakarta sebagai pembelajaran, bahwa teknologi harus dapat diterapkan dalam industri,” ujarnya.
Rombongan antara lain terdiri atas Wakil Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Ir. Suharman Hamzah, Dekan Fakultas Teknik Unhas Prof. Dr.Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Prof. Dr. Drs. Ir. Jamaluddin, serta sejumlah pimpinan dan dekan fakultas teknik dari UIN Alauddin Makassar, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Islam Makassar, Universitas Bosowa, Universitas Muhammadiyah Makassar, dan Institut Teknologi dan Bisnis Kalla.
Melalui kunjungan tersebut, JK berharap pengalaman melihat perkembangan teknologi China dan penerapannya di sektor industri dapat menjadi bahan pembelajaran bagi perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan kemampuan teknologi dan sumber daya manusia Indonesia.












