SULSELNEWS.NET–Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), bersama jajaran terkait terus mematangkan kesiapan kehadiran Taman Penitipan Anak (TPA) yang representatif.
Langkah ini diwujudkan melalui “Rapat Pembahasan Lanjutan Taman Penitipan Anak (TPA) TAMASYA MULIA” yang digelar di Ruang Rapat Sekda Kota Makassar, Jumat (22/5/2026).
Pertemuan strategis ini menjadi forum koordinasi penting guna membahas peningkatan kualitas pelayanan serta penguatan peran TPA. Fasilitas ini dirancang bukan sekadar tempat penitipan, melainkan sebuah ruang tumbuh kembang anak yang optimal, aman, nyaman, edukatif, dan ramah anak.
Melalui kolaborasi dan komitmen bersama lintas sektor, TPA TAMASYA MULIA diharapkan mampu menghadirkan lingkungan pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak secara sehat, cerdas, dan berkualitas.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan menegaskan bahwa, program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda di Kota Makassar. Pengasuhan di masa golden age anak sangat menentukan kualitas sumber daya manusia ke depan.
”TPA Tamasya Mulia ini hadir sebagai solusi bagi orang tua bekerja agar anak-anak mereka tetap mendapatkan pengasuhan yang berkualitas dan berbasis edukasi. Kami ingin memastikan hak-hak anak, seperti hak bermain dan belajar di lingkungan yang aman, tetap terpenuhi dengan baik. Ini adalah komitmen kita bersama menuju Makassar Kota Layak Anak,” ujar Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan.
Dengan adanya TPA yang terstandarisasi seperti Tamasya Mulia, Pemkot Makassar optimis dapat mencetak generasi hebat yang siap membawa Kota Makassar menuju masa depan yang jauh lebih mulia dan sejahtera. (*)












