Bayi Perempuan Terbungkus Kain Dibuang di Pinggir Jalan Gowa, Ditemukan Masih Hidup

SULSELNEWS.NET— Warga di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang dibuang di pinggir jalan, Sabtu (8/8/2026) pagi.

Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup setelah warga mendengar suara tangisan dari dalam sebuah kantong kresek.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WITA. Saat itu, seorang warga yang sedang berolahraga di sekitar lokasi mendengar suara tangisan bayi dari pinggir jalan.

Warga kemudian mencari sumber suara tersebut hingga menemukan sebuah kantong kresek. Setelah dibuka, ternyata terdapat bayi perempuan di dalamnya.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dan mengenakan popok. Warga yang menemukan bayi kemudian segera membawanya ke Puskesmas Bontomarannu untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan medis.

Kapolsek Bontomarannu, AKP Ardiansyah, mengatakan bayi tersebut diduga baru beberapa hari dilahirkan.

Dugaan itu diperkuat dengan adanya bekas stempel pada telapak kaki bayi yang diduga berkaitan dengan fasilitas kesehatan tempat bayi tersebut sebelumnya mendapatkan penanganan.

“Bayi ditemukan dalam kondisi masih hidup dan kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan,” ujar AKP Ardiansyah.

Saat ini, bayi perempuan tersebut masih mendapatkan perawatan oleh tenaga medis Puskesmas Bontomarannu.

Selain itu, kondisi bayi juga berada dalam pengawasan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Gowa.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta pihak yang diduga membuang bayi tersebut.

Polisi juga menelusuri asal fasilitas kesehatan yang kemungkinan pernah menangani persalinan bayi tersebut, berdasarkan temuan bekas stempel pada telapak kaki.

Kasus penemuan bayi ini masih dalam penanganan Polsek Bontomarannu. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai identitas orang tua bayi agar segera menyampaikannya kepada pihak berwenang.

Hingga kini, bayi perempuan tersebut masih menjalani perawatan dan mendapat pendampingan dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *