SULSELNEWS.NET–Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar memperkuat kolaborasi bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar dalam program pemberdayaan kelompok lanjut usia (lansia).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia di Kota Makassar.
Berdasarkan dokumentasi resmi yang diunggah oleh akun Instagram @dppkbmakassar bersama @balai_kb_manggala pada Rabu (14/5/2026), kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang bagi para lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif meskipun telah memasuki usia senja.
Melalui program pemberdayaan tersebut, kelompok lansia difasilitasi dengan berbagai ruang aktivitas sosial untuk terus berkarya. Ragam kegiatan yang dihadirkan meliputi edukasi interaktif, pemeriksaan kesehatan rutin, serta pengembangan berbagai keterampilan praktis yang disesuaikan dengan kapasitas fisik mereka.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok lansia merupakan salah satu prioritas pembangunan keluarga yang berorientasi jangka panjang. Menurutnya, lansia tidak boleh dipandang sebagai beban, melainkan sebagai potensi daerah yang harus tetap dijaga kualitas hidupnya.
”Kolaborasi bersama TP PKK Kota Makassar ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan lingkungan yang ramah lansia. Kami ingin memastikan para orang tua kita di Makassar tidak hanya sekadar menjalani usia tua, tetapi tumbuh menjadi lansia yang berdaya, bahagia, mandiri, dan tetap produktif,” ujar Irwan Bangsawan, saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Acara yang turut dihadiri oleh jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar dan kader KB ini disambut antusias oleh puluhan peserta lansia. Mengenakan seragam batik dan pakaian khas organisasi, para peserta tampak memadati ruang pertemuan dengan tertib dan penuh semangat.
Melalui integrasi program antara DPPKB Makassar dan TP PKK, diharapkan tercipta ketahanan keluarga yang menyeluruh di Kota Makassar, di mana kelompok lansia dapat menuju kehidupan yang jauh lebih sehat, sejahtera, dan terintegrasi aktif di tengah lingkungan masyarakat. (*)












