Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, terus bergerak masif dalam memberikan pemahaman terkait pentingnya perencanaan keluarga demi mencetak generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing.
Langkah konkret ini diwujudkan melalui kegiatan Orientasi Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana (KB) yang digelar di Aula Puskesmas Tamalate, Kota Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala DPPKB Kota Makassar, Syahruddin (atau akrab disapa Andi Irwan Bangsawan), hadir langsung bertindak sebagai narasumber utama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan tenaga kesehatan setempat.
Kegiatan orientasi ini bertujuan memberikan edukasi yang tepat, terukur, dan komprehensif terkait kesehatan reproduksi. Selain itu, ditekankan pula pentingnya matangnya perencanaan keluarga (Keluarga Berencana) dalam membangun biduk rumah tangga yang sehat, bahagia, dan berkualitas.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menegaskan bahwa pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan program KB merupakan fondasi utama dalam menekan berbagai persoalan sosial-kesehatan di masyarakat, termasuk salah satunya adalah penekanan angka stunting.
”Edukasi yang kuat adalah modal utama kita untuk melahirkan generasi yang sehat. Perencanaan keluarga bukan sekadar membatasi jumlah anak, melainkan bagaimana kita mengelola masa depan keluarga secara matang, mulai dari kesehatan ibu, pemenuhan gizi anak, hingga pendidikan mereka,” ujar Andi Irwan Bangsawan saat memberikan pemaparan materi.
Beliau juga menambahkan bahwa sinergi di tingkat pilar pelayanan kesehatan seperti Puskesmas sangat krusial untuk menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
Melalui orientasi ini, diharapkan pengetahuan mendalam yang diperoleh para peserta dapat segera diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus disebarluaskan ke lingkungan sekitar.
Kegiatan ini berjalan dengan interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta yang hadir.
Melalui program edukasi yang berkelanjutan ini, Pemerintah Kota Makassar optimistis visi Menuju Makassar Mulia dan terciptanya generasi emas yang sehat serta berdaya dapat segera terwujud. (*)












