News  

Target PAD Gowa Rp307 Miliar, Pemkab Gandeng BRI Permudah Pembayaran Pajak Daerah

SULSELNEWS.NET – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi layanan pembayaran. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui layanan BRIAPI, yang diharapkan mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak daerah sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa dan BRI yang dirangkaikan dengan High Level Meeting Pendapatan Daerah di Kantor Bapenda Gowa, Senin (3/8).

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pelayanan publik yang lebih modern, cepat, aman, dan akuntabel.

“Melalui kerja sama ini, kita tidak hanya membangun hubungan kelembagaan, tetapi juga membangun kepercayaan, membangun sistem, dan membangun kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi layanan daerah,” ujarnya.

Menurut Andy, pemanfaatan layanan BRIAPI memungkinkan integrasi sistem pembayaran daerah sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat, rekonsiliasi penerimaan lebih mudah, serta pengelolaan keuangan daerah semakin akurat.

“Ini adalah bentuk sinergi yang sangat relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah yang semakin dituntut untuk cepat, tepat, aman, dan akuntabel,” katanya.

Ia menambahkan, forum High Level Meeting Pendapatan Daerah menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi seluruh pemangku kepentingan agar setiap potensi pendapatan daerah dapat dikelola secara optimal.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Gowa, Indra Wahyudi Yusuf, mengungkapkan capaian pajak daerah Kabupaten Gowa dalam tiga tahun terakhir selalu melampaui target. Pada 2023 realisasi mencapai 100,41 persen, tahun 2024 sebesar 100,26 persen, dan meningkat menjadi 104,69 persen pada 2025.

Untuk tahun 2026, Pemkab Gowa menargetkan PAD dari sektor pajak daerah sebesar Rp307 miliar.

Menurutnya, target tersebut dapat dicapai apabila seluruh perangkat, sistem pelayanan, serta kemitraan strategis berjalan secara optimal.

“Forum ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mengoptimalkan pendapatan daerah,” ujar Indra.

Ia menjelaskan, melalui kerja sama penyediaan layanan BRIAPI, sistem pembayaran daerah akan terintegrasi secara digital sehingga masyarakat memperoleh kemudahan dalam bertransaksi. Selain itu, proses penyelesaian transaksi (settlement), rekonsiliasi pembayaran, keamanan data, hingga penanganan pengaduan juga akan semakin baik.

“Kerja sama ini bukan hanya mempermudah layanan, tetapi juga membangun fondasi tata kelola penerimaan daerah yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Regional Wholesale Banking Head RO Makassar BRI, Putri Anggi Aditya Pratiwi, menyatakan pihaknya siap menjadi pendukung utama Pemkab Gowa dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui layanan perbankan yang terintegrasi.

“Kami berharap kerja sama ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran sehingga pada akhirnya dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *