SULSELNEWS.NET – Beragam inovasi hasil riset mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM) mencuri perhatian dalam Pameran Pendidikan Dies Natalis ke-65 UNM yang digelar di Pelataran Menara Pinisi, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi sivitas akademika untuk menampilkan karya inovatif sebagai wujud hilirisasi hasil penelitian dan penguatan budaya riset di lingkungan kampus.
Stand Program Pascasarjana mendapat kunjungan langsung dari Pelaksana Tugas (PLt) Rektor UNM, Prof. Farida Patittingi. Ia didampingi Direktur Program Pascasarjana Prof. A. Muhammad Idkhan, Wakil Direktur Bidang Akademik Prof. Risma Niswaty, Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Administrasi Prof. Nurhikmah H., serta jajaran dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Salah satu karya yang menarik perhatian pengunjung adalah alat musik perkusi berbahan limbah kaleng bekas cat yang dikreasikan oleh Herlyana, mahasiswi Program Doktor Administrasi Pendidikan. Alat musik edukatif tersebut tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga mengusung pesan pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah.
Suasana pameran semakin semarak ketika Prof. Farida Patittingi menyanyikan lagu Bugis Alosi Ripolo Dua dengan iringan musik perkusi dari kaleng bekas tersebut. Momen itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang memadati area pameran.
Selain karya seni, stand Pascasarjana juga menampilkan Simulator Sistem Penyiraman Tanaman Berbasis Internet of Things (IoT) dan tenaga surya karya Agil Yunsutensi, mahasiswa Program Magister Pendidikan Teknik Kejuruan. Inovasi tersebut dirancang untuk mendukung sistem pertanian yang lebih efisien melalui pemanfaatan teknologi digital dan energi terbarukan.
Karya lainnya berasal dari Program Studi Magister Penelitian dan Evaluasi Pendidikan berupa Instrumen Tes Diagnostik Literasi Matematika Berbasis PISA dengan Model G-DINA yang dikembangkan oleh Hendra B. Instrumen tersebut bertujuan membantu guru memetakan kemampuan literasi matematika peserta didik secara lebih komprehensif sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran.
Prof. Farida Patittingi mengapresiasi berbagai inovasi yang ditampilkan mahasiswa dan dosen Program Pascasarjana. Menurutnya, karya-karya tersebut menunjukkan bahwa hasil penelitian di UNM tidak berhenti sebagai luaran akademik, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menilai semangat hilirisasi riset perlu terus diperkuat agar berbagai hasil penelitian dapat diimplementasikan dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan.
Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana UNM, Prof. A. Muhammad Idkhan, mengatakan pameran tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai hasil riset unggulan yang dikembangkan sivitas akademika Pascasarjana.
Menurutnya, Program Pascasarjana tidak hanya menghasilkan tesis dan disertasi, tetapi juga melahirkan inovasi yang aplikatif, berorientasi pada kebutuhan masyarakat, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
Melalui keikutsertaan dalam Pameran Pendidikan Dies Natalis UNM 2026, Program Pascasarjana menegaskan komitmennya dalam menghasilkan penelitian berkualitas yang inovatif dan berdampak. Berbagai karya yang dipamerkan menjadi gambaran sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan kepedulian terhadap lingkungan untuk mendukung pembangunan nasional.












