News  

20 Penumpang KM Nurul Salsa Masih Hilang, Tim SAR Perluas Area Pencarian Jadi 1.305 Nm²

Oplus_16908288

SULSELNEWS.NET – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, memasuki hari kelima pada Minggu (19/7). Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian hingga 1.305 nautical mile persegi (nm²) guna memaksimalkan upaya menemukan 20 penumpang yang masih dinyatakan hilang.

Perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan Search and Rescue Marine Prediction (SARMAP) dengan membagi wilayah operasi menjadi empat sektor, masing-masing seluas 337,5 nm². Penyisiran di setiap sektor dilaksanakan menggunakan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, dan KRI Hiu 634.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penguatan unsur laut terus dilakukan agar proses pencarian semakin efektif.

“Pada hari kelima operasi SAR, kami memperluas area pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian. Selain KN SAR Puntadewa dan KN SAR Pacitan, operasi juga diperkuat dengan bergabungnya KRI Marlin 877 dari Makassar yang sebelumnya telah melaksanakan pencarian pada hari kedua, serta KRI Hiu 634 dari Palu. Penambahan unsur ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyisiran di area operasi,” ujar Sultan.

Ia juga menjelaskan, KN SAR Kamajaya saat ini tengah berlayar menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, dengan membawa lima korban selamat yang ditemukan pada Sabtu (18/7). Setibanya di pelabuhan, para korban akan diserahkan kepada pihak rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis sebelum kapal tersebut kembali bergabung dalam operasi pencarian.

“Saat ini KN SAR Kamajaya sedang dalam perjalanan menuju ke Pelabuhan Benteng Selayar untuk menyerahkan lima korban selamat kepada pihak rumah sakit, setelah itu akan kembali bergabung dalam misi pencarian KM Nurul Salsa,” tegasnya.

Berdasarkan data terbaru, dari 78 orang yang berada di atas KM Nurul Salsa, sebanyak 57 orang berhasil ditemukan selamat, 1 orang ditemukan meninggal dunia, sementara 20 orang lainnya masih dalam pencarian.

Operasi SAR melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur, di antaranya Kantor Basarnas Makassar, Pos SAR Selayar, Basarnas Kendari, Basarnas Maumere, TNI AL, TNI AU, Polair, BPBD Kepulauan Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, awak kapal SAR, hingga nelayan yang turut membantu penyisiran.

Basarnas juga mengimbau seluruh personel yang terlibat dalam operasi agar tetap mengutamakan keselamatan. Kondisi perairan Selayar masih dipengaruhi gelombang setinggi 2 hingga 3 meter, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan evaluasi harian berdasarkan perkembangan di lapangan, hasil penyisiran di setiap sektor, serta informasi yang diperoleh dari unsur SAR gabungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *