News  

Tingkatkan Produktivitas dan Keselamatan Nelayan, Appi Serahkan 143 GPS di Kepulauan Sangkarrang

SULSELNEWS.NET — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyapa warga Pulau Lumu-lumu, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Jumat (2/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Munafri yang akrab disapa Appi menyerahkan bantuan alat navigasi Global Positioning System (GPS) kepada 14 kelompok nelayan dengan total 143 penerima manfaat.

Munafri mengatakan, bantuan GPS tersebut diharapkan dapat membantu nelayan memantau posisi saat melaut sekaligus menentukan lokasi penangkapan ikan yang potensial.

“Hari ini, kami kembali bertemu warga di Pulau Lumu-lumu, saya serahkan bantuan kepada kelompok nelayan, alat navigasi GPS untuk memantau nelayan ketika sedang melaut,” kata Munafri.

Menurutnya, penggunaan GPS dapat membantu meningkatkan keselamatan nelayan sekaligus membuat aktivitas melaut lebih efisien.

Dengan mengetahui posisi dan titik penangkapan ikan, nelayan diharapkan dapat mengurangi waktu perjalanan dan menekan penggunaan bahan bakar.

“Yang paling pertama, dengan adanya GPS ini, nelayan mampu memastikan keselamatan dalam kegiatan melaut atau mencari ikan,” ujarnya.

Munafri menambahkan, GPS juga dapat membantu nelayan menentukan lokasi penangkapan ikan sehingga tidak perlu mencari titik potensial secara berulang.

“Kalau perjalanan lebih singkat, berarti penggunaan bahan bakar jauh lebih irit. Kalau penggunaan bahan bakarnya irit, tentu harga jual ikan bisa lebih baik dan hasil yang didapat bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Selain bantuan GPS, Pemerintah Kota Makassar menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat Pulau Lumu-lumu.

Pemkot Makassar merencanakan pemasangan 14 titik lampu penerangan yang ditargetkan mulai dilakukan pada November mendatang.

“Khusus untuk Pulau Lumu-lumu, Pemkot Makassar merencanakan penambahan 14 titik lampu penerangan yang dijadwalkan dipasang pada November mendatang,” ungkap Munafri.

Pemkot Makassar juga mempersiapkan teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih dan air minum yang ditargetkan mulai direalisasikan tahun depan.

“Insya Allah, tahun depan di Pulau ini, kita akan memasang mesin untuk menghasilkan air langsung minum dari air laut,” tuturnya.

Selain itu, Pemkot Makassar tengah melakukan kajian dan mengurus perizinan untuk rencana pembangunan dermaga di Pulau Lumu-lumu.

“Kami juga sedang melakukan kajian, dan izin kepada pusat. Jika selesai, maka akan kita upayakan bangun dermaga di Pulau Lumu-lumu,” lanjutnya.

Perhatian pemerintah juga diarahkan pada sektor pendidikan dan kesehatan. Munafri menyebut perbaikan fasilitas sekolah serta penambahan insentif bagi guru dan tenaga kesehatan di wilayah kepulauan menjadi bagian yang terus diperjuangkan.

“Ini penting sekali untuk kita pastikan bahwa saudara-saudara yang ada di kepulauan itu punya hak yang sama dengan saudara-saudara yang hidup di Kota Makassar ini,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Munafri juga menyerahkan bantuan 20 unit sepeda kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan dukungan agar anak-anak di wilayah kepulauan terus semangat belajar.

Ia mengajak masyarakat menjaga berbagai fasilitas bantuan yang telah diberikan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan pulau.

“Mari kita menjaga bantuan yang diberikan ini, dan yang kedua, mari kita menjaga terus kebersihan pulau ini,” pesannya.

Munafri menegaskan, perhatian terhadap Pulau Lumu-lumu merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar memperluas pelayanan dan pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan.

“Upaya ini kami lakukan, wujud komitmen Pemerintah Kota untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat dan memastikan warga Pulau Lumu-lumu mendapatkan perhatian dalam pembangunan Kota Makassar,” tutup Appi.

Turut hadir Kadishub Makassar Muhammad Rheza, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Fadli Tahar, serta Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar Aulia Arsyad.