News  

Dua Jenazah Ditemukan, Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Nurul Salsa Hingga Tiga Hari

SULSELNEWS.NET – Basarnas resmi memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa selama tiga hari. Keputusan tersebut diambil setelah Tim SAR Gabungan menemukan dua jenazah pada hari ketujuh operasi di perairan Kepulauan Selayar.

Jenazah terakhir ditemukan di perairan sebelah timur Pulau Sanana Besar, Selasa (21/7), setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar menerima laporan dari aparat Desa Pulau Matallang. Menindaklanjuti informasi tersebut, KN SAR Pacitan bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi sebelum jenazah dipindahkan ke KN SAR Kamajaya.

Hingga Selasa petang, dua jenazah berada di KN SAR Kamajaya dan selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar untuk menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengatakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), operasi SAR dilaksanakan selama maksimal tujuh hari. Namun, hasil evaluasi bersama menunjukkan masih adanya korban yang belum ditemukan serta ditemukannya dua jenazah pada hari ketujuh, sehingga operasi diputuskan untuk diperpanjang.

“Sesuai SOP, operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari. Namun setelah dilakukan evaluasi bersama dan mempertimbangkan masih adanya korban yang belum ditemukan serta ditemukannya dua jenazah pada hari ketujuh, kami memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR selama tiga hari ke depan,” ujar Yudhi.

Selama masa perpanjangan, Tim SAR Gabungan tetap mengerahkan seluruh unsur laut dan udara yang terlibat dalam operasi. Area pencarian juga akan disesuaikan berdasarkan analisis pergerakan arus, angin, serta hasil evaluasi Search and Rescue Maritime Prediction (SARMAP).

Yudhi menyebutkan sejumlah alutsista yang tetap dikerahkan antara lain KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, KN SAR Puntadewa, RB 202, KRI Marlin 877, KRI Hiu, serta pesawat Boeing 737-200 bersama seluruh potensi SAR lainnya.

“Kami akan tetap mengerahkan alut dari KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, KN SAR Puntadewa, RB 202, KRI Marlin 877, KRI Hiu, Boeing 737-200 serta seluruh potensi SAR yang terlibat untuk pencarian ke depan,” katanya.

Basarnas menegaskan proses evakuasi dan identifikasi korban akan terus dilakukan sesuai prosedur, sementara pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang akan dilanjutkan hingga masa perpanjangan operasi berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *