News  

DPPKB Makassar Intensifkan Pencegahan Stunting Melalui Pembinaan 1.000 HPK di Kelurahan Tamamaung

SULSELNEWS.NET–Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar,  terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui kegiatan Pembinaan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE).

Kegiatan yang dilaksanakan Balai KB tersebut berlangsung di Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, dengan melibatkan ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki bayi di bawah dua tahun (baduta).

Program ini menjadi salah satu langkah strategis DPPKB Kota Makassar dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Periode 1.000 HPK dinilai sebagai fase emas yang sangat menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak sekaligus menjadi momentum penting dalam mencegah stunting.

Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, serta penerapan perilaku hidup sehat sejak dini.

“Melalui pembinaan dan edukasi ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang, pola asuh yang tepat, serta langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Menurut Andi Irwan, kegiatan KIE juga menjadi sarana untuk memberikan informasi yang akurat mengenai kesehatan ibu dan anak sehingga keluarga mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif dari keluarga serta lingkungan sekitar.

“Peran keluarga sangat menentukan dalam masa 1.000 HPK. Karena itu, kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami bahwa periode tersebut merupakan masa emas tumbuh kembang anak yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan Pembinaan 1.000 HPK dan KIE di Kelurahan Tamamaung, DPPKB Kota Makassar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi kesehatan sejak awal kehidupan semakin meningkat.

Dengan demikian, upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih optimal sekaligus mendukung terwujudnya generasi Makassar yang sehat, cerdas, berkualitas, dan berdaya saing di masa depan. (*)