SULSELNEWS.NET – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar, Muhammad, mengingatkan pentingnya pendidikan agama sejak usia dini agar anak-anak tidak tumbuh menjadi generasi yang miskin spiritualitas. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri peluncuran TPQ H.M. Asyik di Masjid H.M. Asyik, Kota Makassar, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, keberadaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) bukan sekadar tempat belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi benteng dalam membentuk karakter, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan anak di tengah derasnya tantangan zaman.
“Kementerian Agama Kota Makassar sangat mengapresiasi pembentukan TPQ H.M. Asyik. Anak-anak yang akan dibimbing di sini bukan hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga akan dibina dengan nilai-nilai Al-Qur’an yang membentuk akhlak, karakter, dan kebahagiaan mereka sebagai generasi penerus bangsa,” ujar H. Muhammad.
Ia menekankan bahwa peran orang tua tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan pendidikan agama anak. Menurutnya, keluarga merupakan madrasah pertama yang menentukan kualitas spiritual generasi mendatang.
“Orang tua diharapkan dapat mewakafkan waktunya untuk memperhatikan pendidikan agama anak-anaknya. Karena anak-anak inilah yang kelak akan menjadi generasi yang mendoakan kedua orang tuanya setelah tiada. Jangan sampai anak-anak kita menjadi manusia yang miskin spiritualitas,” tegasnya.
Muhammad menilai, di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat, pendidikan agama menjadi fondasi utama dalam menjaga moral dan akhlak generasi muda. Karena itu, Kementerian Agama mendukung lahirnya lembaga-lembaga pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas di tengah masyarakat.
Peluncuran TPQ H.M. Asyik berlangsung khidmat dengan dihadiri Ketua Yayasan Masjid H.M. Asyik Hj. Raodah, Ketua Umum Badan Pengelola Harian (BPH) Masjid H.M. Asyik Prof. Dr. K.H. Munawir Kamaluddin, Sekretaris Umum Dr. Ilham Hamid, jajaran pengurus masjid, tokoh masyarakat, orang tua santri, serta para pengelola TPQ.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. K.H. Munawir Kamaluddin menyebut pengajaran Al-Qur’an merupakan investasi terbaik dalam membangun masa depan umat.
“Pengajaran Al-Qur’an untuk generasi kita hari ini sangat penting untuk mewujudkan generasi Qur’ani yang beriman, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan relawan yang telah bekerja keras mewujudkan berdirinya TPQ H.M. Asyik, termasuk Kepala TPQ Ustaz Raihan, Sekretaris Wahyuddin, dan seluruh tim yang terlibat.
Prof. Munawir berharap TPQ H.M. Asyik mampu menjadi pusat pembinaan Al-Qur’an yang melahirkan generasi yang tidak hanya mahir membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan diresmikannya TPQ H.M. Asyik, diharapkan semakin banyak anak di Kota Makassar memperoleh akses pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas, sehingga lahir generasi yang cerdas, berakhlak mulia, kuat secara spiritual, serta mampu menjadi penerus bangsa yang membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan agama.












