SULSELNEWS.NET – Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun mungkin terlihat sederhana, namun menjadi langkah penting untuk mencegah diare yang dapat berdampak pada tumbuh kembang anak. Berangkat dari upaya tersebut, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HIMAKAHA) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) mengedukasi siswa sekolah dasar di Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Kegiatan yang berlangsung di UPT SD Inpres No. 189 Kanite pada Senin (27/7/2026) itu merupakan bagian dari Program SIPADIA (Siaga Pencegahan Diare pada Anak), salah satu program unggulan dalam OCEANS (One Health Coastal Environment and Nutrition Sustainability). Program tersebut dikembangkan sebagai strategi desa sehat untuk mengendalikan faktor risiko stunting di Desa Popo.
Melalui metode belajar yang interaktif, para mahasiswa mengenalkan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas, mengonsumsi makanan yang bersih dan bergizi, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun rumah.
Tak hanya menerima materi, para siswa juga mempraktikkan enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun sesuai anjuran Kementerian Kesehatan. Setiap tahapan dipandu langsung oleh anggota Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas agar teknik yang dilakukan benar dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Para siswa terlihat antusias mengikuti sesi edukasi hingga praktik cuci tangan bersama. Pendekatan yang menyenangkan diharapkan membuat anak-anak lebih mudah memahami pentingnya kebiasaan hidup bersih sejak usia dini.
Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas menjelaskan, pencegahan diare menjadi salah satu fokus dalam Program SIPADIA karena penyakit tersebut dapat memengaruhi status gizi anak dan meningkatkan risiko stunting apabila terjadi berulang atau tidak ditangani dengan baik. Program OCEANS sendiri mengusung pendekatan One Health yang mengintegrasikan aspek kesehatan manusia, lingkungan, dan keberlanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Popo.
Melalui edukasi PHBS dan praktik CTPS di lingkungan sekolah, tim berharap budaya hidup bersih dapat tertanam sejak dini. Dengan dukungan guru, sekolah, dan masyarakat, kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan menggunakan sabun diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam menekan angka diare sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di Kabupaten Takalar.












