https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8135482754179729
News  

358 Aplikasi Diintegrasikan, Inovasi Layanan Digital Makassar Bawa Appi Raih Penghargaan Nasional

SULSELNEWS.NET — Transformasi pelayanan publik berbasis digital yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar mengantarkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi, meraih penghargaan tingkat nasional.

Appi menjadi satu-satunya kepala daerah dari Sulawesi Selatan yang menerima penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 kategori Pemimpin Daerah Peduli Pembangunan dan Inovasi, khususnya pelayanan publik berbasis digital.

Penghargaan tersebut diterima Appi dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Jakarta Concert Hall iNews Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman.

Appi mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja keras jajaran Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah bagi masyarakat.

“Penghargaan ini adalah kinerja keras jajaran SKPD untuk pelanan publik memudahkan masyarakat,” kata Appi usai menerima penghargaan.

Salah satu inovasi yang menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik Makassar adalah Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (Lontara Plus).

Melalui inovasi tersebut, Pemkot Makassar mendorong integrasi berbagai layanan digital pemerintahan agar masyarakat tidak lagi harus berhadapan dengan banyak platform yang terpisah ketika membutuhkan layanan pemerintah.

Sebelum dilakukan integrasi, terdapat sekitar 358 aplikasi yang digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan di Kota Makassar.

Banyaknya aplikasi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam membangun sistem pelayanan yang lebih sederhana, terintegrasi, dan mudah digunakan masyarakat.

Karena itu, Pemkot Makassar melakukan integrasi layanan digital untuk memangkas kerumitan birokrasi sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.

“Inilah yang kami maksud sebagai sebuah esensi yang insyaallah mewujudkan tujuan masyarakat, untuk memaksimalkan segala layanan publik karena ini menjadi sarana mendekatkan pemerintah, khususnya yang ada di Kota Makassar, kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurut Appi, digitalisasi pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sistem atau aplikasi. Lebih dari itu, teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah harus terbuka dalam menerima komunikasi dari masyarakat, termasuk berbagai persoalan, harapan, kritik, masukan hingga aduan.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan menjadi dorongan untuk terus menghadirkan layanan terbaik yang berdampak langsung pada pelayanan publik semakin inklusif dan responsif,” tuturnya.

Appi juga menekankan pentingnya pemerintah untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, kita berusaha memberikan yang terbaik, tidak menutup diri, dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat,” tuturnya.

“Sehingga apa yang menjadi persoalan masyarakat, apa yang menjadi harapan masyarakat, apa yang menjadi kritik dan masukan masyarakat, serta aduan-aduan masyarakat bisa direspons dengan baik,” sambung Appi.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi jajaran Pemkot Makassar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga.

“Penghargaan ini adalah apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar. Kami akan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik,” kata Munafri.

Dalam berbagai kegiatan sosialisasi program pemerintah, Appi juga menyebut partisipasi masyarakat cukup tinggi. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut antusias mengikuti kegiatan penyuluhan dan sosialisasi.

“Partisipasi masyarakat cukup tinggi. Banyak warga, khususnya pelaku UMKM, yang antusias dan hadir dalam kegiatan,” terangnya.

Ia mengajak masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam menyukseskan berbagai program pemerintah yang sedang dijalankan.

“Kami juga mengajak warga untuk ikut serta menyukseskan program kerja ini agar dapat berjalan lancar,” ajaknya.

Dalam malam penganugerahan tersebut, Appi hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, Kepala Bidang Humas dan Informasi Komunikasi Publik (IKP) Abdullah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kota Makassar, Andi Ardhy Rahadian Sulham, serta Kepala Subbagian Protokol, Ari Pahlawan Sofyan.

Sejumlah pejabat negara juga menerima penghargaan dalam ajang tersebut, di antaranya Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) RI Aris Marsudiyanto.

Selain itu, terdapat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria, serta Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPANRB) Purwadi Arianto.

Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 tersebut menjadi pengakuan atas upaya Pemkot Makassar dalam mendorong pembangunan dan inovasi pemerintahan, khususnya melalui penguatan pelayanan publik berbasis digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *