https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8135482754179729
News  

35 KK Terdampak Kebakaran Asrama TNI Mattoanging, Munafri Pastikan Kebutuhan Korban Terpenuhi

SULSELNEWS.NET — Sebanyak 35 kepala keluarga (KK) terdampak kebakaran yang melanda kawasan Asrama Mattoanging TNI di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pabatang, Kecamatan Mamajang, Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau posko pengungsian korban kebakaran, Rabu (2/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan warga terdampak berjalan dengan baik, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar selama mereka berada di posko pengungsian.

Dalam kunjungannya, Munafri melihat langsung kondisi posko, bantuan yang telah tersedia hingga dapur umum yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Ia juga meminta jajaran pemerintah di tingkat kelurahan memastikan para korban tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan selama berada di pengungsian.

Menurut Munafri, layanan kesehatan menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan, terutama bagi kelompok rentan seperti lanjut usia dan balita.

“Saya minta Pak Lurah akses ke puskesmas dipastikan,” kata Munafri saat meninjau lokasi.

Selain memastikan pelayanan kesehatan, Munafri turut menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kebutuhan warga selama berada di posko.

Bantuan tersebut berupa berbagai perlengkapan kebutuhan sehari-hari, mulai dari perlengkapan tidur, kotak P3K hingga perlengkapan kebersihan.

Munafri mengatakan, penanganan korban kebakaran merupakan bagian dari respons cepat Pemerintah Kota Makassar terhadap warga yang terdampak bencana.

Ia menyebut penanganan tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antara Pemkot Makassar dan TNI dalam membantu warga yang membutuhkan.

“Ini juga kolaborasi kita. Kita dari Dinas Sosial turun dengan dapur umum dan BPBD dengan bantuan-bantuan kedaruratan yang turun,” ujarnya.

Kebakaran diketahui melanda kawasan Asrama Mattoanging TNI pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 13.41 Wita.

Peristiwa tersebut berdampak terhadap sekitar 35 rumah yang dihuni 35 kepala keluarga.

Pasca kejadian, warga terdampak untuk sementara menempati posko pengungsian yang telah disiapkan. Pemerintah Kota Makassar memastikan kebutuhan dasar, bantuan kedaruratan serta akses layanan kesehatan menjadi perhatian selama proses penanganan berlangsung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *