SULSELNEWS.NET— Sebanyak 1.157 peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 mulai meramaikan Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan defile kafilah yang digelar di halaman Balai Kota Makassar, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menjelang pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin malam.
Pelepasan defile dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Hadir pula Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, dan Ketua KORPRI Kota Makassar yang juga Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda.
Ketua KORPRI Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda mengatakan, pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Sulawesi Selatan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan antar-ASN dari seluruh Indonesia.
“Pelaksanaan MTQ ini diharapkan menjadi ajang yang semakin mempererat persaudaraan antar-ASN, memperkuat semangat pengabdian,” ujar Zulkifly.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan KORPRI sebagai organisasi yang mendorong terwujudnya ASN profesional, sejahtera, serta berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual.
“Juga, meneguhkan KORPRI sebagai organisasi yang senantiasa mendorong terwujudnya ASN yang profesional, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai moral serta spiritual,” tambahnya.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 diikuti 117 kafilah yang terdiri atas 38 provinsi serta 79 perwakilan lembaga dan kementerian. Total peserta yang ambil bagian mencapai 1.157 orang.
Sulawesi Selatan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan agenda nasional tersebut dengan Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sebagai tuan rumah.
Makassar menjadi lokasi pembukaan, sedangkan rangkaian MTQ dijadwalkan ditutup di Kabupaten Pangkep setelah seluruh cabang dan tahapan perlombaan selesai.
Di Kota Makassar, sejumlah lokasi telah disiapkan sebagai tempat pelaksanaan perlombaan, di antaranya Balai Kota Makassar, Mal Pelayanan Publik (MPP), dan Asrama Haji Sudiang.
“Ini MTQ senusantara, se-Indonesia, yang diadakan di Provinsi Sulawesi Selatan. Ada dua kota yang menjadi tuan rumah, pertama Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep,” jelas Zulkifly.
Ia menjelaskan, defile yang digelar sebelum pembukaan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan para kafilah yang datang dari berbagai provinsi, kementerian, dan lembaga di Indonesia.
“Malam ini, pembukaan MTQ di Lapangan Karebosi, tapi diawali defile dulu untuk para peserta lomba yang ikut dari seluruh Indonesia. Termasuk dari kementerian juga ikut,” katanya.
Setelah defile, seluruh rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Lapangan Karebosi. Pembukaan dijadwalkan dihadiri Menteri Agama bersama sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.
Zulkifly mengatakan, menjadi tuan rumah MTQ VIII KORPRI Nasional merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi Sulawesi Selatan dan daerah yang terlibat dalam penyelenggaraan.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Untuk pelaksanaan teknis di Kabupaten Pangkep, kepanitiaan dikoordinasikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama pihak terkait.
Sementara peserta asal Sulawesi Selatan akan mengikuti MTQ dengan bergabung dalam rombongan kafilah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Kehadiran ribuan peserta dari berbagai provinsi, kementerian, dan lembaga ini memperkuat posisi Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, sebagai tuan rumah kegiatan nasional,” tukasnya. (*)












