SULSELNEWS.NET — Pelaksanaan rapat koordinasi yang dilaksanakan DPRD Gowa menjadi salah satu perhatian publik Gowa.
Ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Gowa, Fahmi Adam, undangan rapat koordinasi yang melibatkan semua komisi di DPRD Gowa bertujuan untuk upaya saling support dalam proses peningkatan kinerja kedua lembaga.
Dalam surat Ketua DPRD bernomor : 0001.5/730/ DPRD Gowa, DPRD memanggil sejumlah pejabat struktural yang terkait termasuk pelaksana Tugas Harian Sekretaris Daerah ( PLh Sekda), Firdaus dan Plh BPKD , M.Syahrial bersama sejumlah pihak.
Undangan DPRD Gowa tersebut mendapat dukungan penuh dari Marlin Parabba, aktivis senior Gowa.
” Demi kepentingan rakyat Gowa secara menyeluruh, DPRD Gowa akhirnya memahami titik beku komunikasi dan bersikap kesatria menerima komunikasi yang lebih Egaliter/cair tanpa meninggalkan esensi masalah atas langkah Bupati Gowa untuk menonaktifkan sementara beberapa pejabatnya demi kepentingan rakyat, Alhamdulillah rapat koordinasi sukses dilaksanakan dan menjadi potret kebaikan dan kesejukan untuk seluruh lapisan masyarakat Gowa, saya rasa masyarakat Gowa menginginkan kondisi seperti saat sekarang ini” ujarnya
Hal senada diungkapkan Robby Harun, aktivis sosial yang juga merupakan mantan Anggota DPRD Gowa periode lalu
” Saya bangga atas sikap DPRD Gowa yang mengedepankan kepentingan masyarakat dan tidak larut dalam area konflik cara pandang, ini luar biasa dan Alhamdulillah semua Legislator Gowa diakui memiliki sikap kenegarawan,” ungkap Robby Harun.
Sikap luar biasa DPRD Kabupaten Gowa diharapkan menjadi melahirkan semangat besar bagi Bupati Gowa untuk terus melakukan upaya islah bagi hadirnya kedamaian di Kabupaten Gowa.
“Bukti Dukungan DPRD menjadi dorongan bagi Bupati Gowa melakukan pembenahan bagi para aparaturnya, termasuk langkah pembinaan bagi pejabat yang tidak loyal kepada pimpinannya, begitu pesan yang kami baca dari ruang Parlemen Gowa,” ujar keduanya siang tadi
Sekedar diketahui, rapat koordinasi Pemkab dengan DPRD Gowa terkait beberapa hal yang dianggap krusial termasuk persoalan gaji ASN.
Rapat koordinasi tersebut digelar Senin kemaren (14/9) dan menghasilkan beberapa keputusan termasuk penjelasan Pemkab Gowa tentang 10 ribu l bih gaji ASN yang kini mulai terbayarkan












