News  

Dua Lencana untuk Pasangan Gowa, Darmawangsyah Muin dan Istri Diganjar Penghargaan Pramuka

SULSELNEWS.NET — Momen membanggakan datang dari Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Gowa, Darmawangsyah Muin, bersama istrinya, Andi Tenri Indah, menerima penghargaan dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka Tingkat Nasional ke-65 Tahun 2026 yang berlangsung di Buperta Cibubur, Kamis (13/8/2026) malam.

Darmawangsyah Muin yang juga Wakil Bupati Gowa menerima Lencana Satyawira Pratama. Sementara Andi Tenri Indah yang merupakan Bendahara Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Gowa dan Ketua Komisi E DPRD Sulsel, menerima Lencana Darma Bakti.

Kedua penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, dalam Upacara Ulang Janji Gerakan Pramuka yang digelar di Lapangan Kempi 2 Buperta Cibubur.

Darmawangsyah menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi dalam pengembangan Gerakan Pramuka, khususnya di Kabupaten Gowa.

“Alhamdulillah, malam ini kami menyempatkan hadir di Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur. Ini dalam rangka melihat para peserta atau rombongan Pramuka dari Kabupaten Gowa dan sekaligus menerima penghargaan dari Pramuka Nasional bersama istri saya, Andi Tenri Indah,” ujar Darmawangsyah.

Menurutnya, kehadirannya di Cibubur juga menjadi kesempatan untuk memberikan dukungan kepada para peserta asal Kabupaten Gowa yang mengikuti Jambore Nasional.

Ia berharap penghargaan yang diterima bersama sang istri semakin menambah semangat dalam membesarkan Gerakan Pramuka serta mendorong kontribusi yang lebih besar bagi pembinaan generasi muda.

“Semoga penghargaan yang didapatkan bersama istri semakin menambah semangat dan terus membesarkan Pramuka Gowa, berkontribusi serta memajukan Pramuka di Indonesia,” ucapnya.

Darmawangsyah menilai Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kegiatan kepramukaan, anak-anak dan pemuda tidak hanya mendapatkan pengalaman berorganisasi, tetapi juga belajar tentang kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama dan kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Andi Tenri Indah menyebut penghargaan Lencana Darma Bakti yang diterimanya merupakan sebuah amanah untuk terus berkontribusi dalam memajukan Gerakan Pramuka.

“Alhamdulillah, ini merupakan amanah bagi kami untuk terus bergerak memajukan Pramuka di Kabupaten Gowa. Sebuah penghargaan yang luar biasa yang diberikan kepada kami untuk terus semangat dalam pengembangan Pramuka,” kata Andi Tenri Indah.

Ia berharap Gerakan Pramuka semakin berkembang dan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan serta melahirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami percaya Pramuka ke depannya terus maju dengan memberikan pikiran dan ide-ide yang terbaik untuk bangsa melalui Pramuka,” ujarnya.

Andi Tenri Indah juga menilai pembinaan generasi muda membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, Pramuka dapat menjadi salah satu wadah strategis untuk membangun karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan bangsa.

Lencana Darma Bakti sendiri merupakan salah satu bentuk penghargaan dalam Gerakan Pramuka yang diberikan kepada pihak yang dinilai telah memberikan sumbangsih dalam mendukung pembinaan dan pengembangan kepramukaan.

Sementara Lencana Satyawira Pratama merupakan bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian dalam mendukung Gerakan Pramuka.

Penerimaan dua penghargaan tersebut menjadi momentum tersendiri bagi pasangan asal Gowa itu untuk terus mendorong kemajuan Gerakan Pramuka, terutama dalam pembinaan generasi muda.

Keduanya berharap semangat kepanduan terus tumbuh di kalangan anak-anak dan pemuda sehingga Pramuka tidak hanya menjadi kegiatan organisasi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan pengabdian kepada masyarakat.

(FZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *