Ada yang Baru di Pantai Losari, Sunday Market Makassar Hadirkan 31 Tenant UMKM

SULSELNEWS.NET — Kawasan Anjungan Pantai Losari, Makassar, kini memiliki daya tarik baru bagi warga yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan. Pemerintah Kota Makassar meluncurkan Makassar Sunday Market 2026 dengan menghadirkan 31 tenant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan yang digelar di Anjungan Tugu MNEK, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (1/11/2026), ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar pada 9 November 2026.

Peluncuran tersebut dihadiri langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Makassar Sunday Market dirancang bukan sekadar sebagai pasar akhir pekan, tetapi juga sebagai ruang promosi bagi pelaku UMKM dan industri kreatif lokal.

Sebanyak 31 tenant yang telah melalui proses kurasi menghadirkan beragam produk, mulai dari kuliner, fashion, hingga kerajinan atau kriya.

Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha yang sebelumnya hanya memasarkan produk secara daring untuk bertemu langsung dengan calon pembeli.

Appi Ingin Sunday Market Berlangsung Setiap Pekan

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, Makassar Sunday Market merupakan salah satu langkah pemerintah kota untuk memperluas kesempatan pelaku UMKM dalam memasarkan produknya.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Sunday Market program yang kami canangkan untuk pemberdayaan UMKM. Ini bukan hanya tempat untuk jual beli, tetapi juga ruang interaksi yang bisa kita bangun,” ujar Munafri.

Ia berharap Sunday Market tidak berhenti sebagai kegiatan untuk memeriahkan hari jadi Kota Makassar, tetapi dapat dikembangkan menjadi agenda rutin setiap akhir pekan.

Munafri juga mendorong evaluasi konsep penyelenggaraan, termasuk penataan lapak agar pengunjung lebih nyaman saat berbelanja dan berinteraksi dengan pelaku usaha.

“Kalau bisa, kegiatan ini berjalan setiap minggu. Konsepnya juga kita benahi, tidak perlu lagi tenda satu-satu, tetapi satu tenda besar dengan lapak-lapak di dalamnya supaya orang bisa berinteraksi lebih baik,” katanya.

Meski mengusung nama Sunday Market, Munafri membuka peluang pelaksanaan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, sebagai bagian dari pengembangan konsep kegiatan.

Tak Hanya Berbelanja, Ada Hiburan dan Edukasi

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengatakan, Makassar Sunday Market merupakan upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menambah daya tarik destinasi wisata di Kota Makassar.

Menurutnya, Anjungan Pantai Losari memiliki posisi strategis sebagai ruang interaksi publik yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Makassar.

Karena itu, kawasan tersebut perlu diisi dengan berbagai aktivitas produktif yang dapat menarik kunjungan masyarakat lokal maupun wisatawan.

Hendra menjelaskan, 31 tenant yang berpartisipasi dalam peluncuran perdana telah melalui proses kurasi oleh tim Dinas Pariwisata Kota Makassar.

Sejumlah produk bahkan biasanya hanya dapat diperoleh melalui sistem pemesanan awal atau pre-order (PO). Melalui Sunday Market, produk tersebut bisa dibeli secara langsung di lokasi.

“Ini menjadi salah satu keunikan Sunday Market. Ada produk yang biasanya harus melalui PO, tetapi di sini bisa langsung dibeli,” ujarnya.

Selain aktivitas jual beli, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan pendukung, seperti zumba, pertunjukan musik langsung, seni tari, pameran produk, lomba menggambar, hingga kelas public speaking.

Ragam kegiatan tersebut diharapkan menjadikan Sunday Market sebagai ruang publik yang menawarkan pengalaman lebih beragam, mulai dari berbelanja hingga menikmati hiburan dan kegiatan edukatif.

Dorong Produk Lokal Makassar Lebih Dikenal

Munafri menilai, penggabungan subsektor fashion, kuliner, dan kriya dalam satu kawasan dapat menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang saling mendukung.

Pengunjung yang datang untuk melihat kerajinan lokal, misalnya, berpeluang menikmati kuliner sekaligus mengenal produk fashion dari pelaku usaha setempat.

Pemerintah Kota Makassar berharap kolaborasi tersebut dapat memperluas jangkauan pemasaran produk lokal dan meningkatkan pendapatan pelaku UMKM.

Sementara itu, Hendra menegaskan, Makassar Sunday Market dirancang sebagai program berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan temporer untuk menyambut hari jadi kota.

“Sebetulnya kegiatan ini merupakan program rutin yang akan terus berjalan. Namun, kita luncurkan bertepatan dengan momentum hari ulang tahun Kota Makassar 2026,” kata Hendra.

Melalui program tersebut, Pemkot Makassar berharap Anjungan Pantai Losari semakin ramai dengan aktivitas produktif sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mengembangkan usahanya.