News  

391 Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Makassar Tiba di Tanah Air, Satu Masih Dirawat di Madinah

SULSELNEWS.NET – Setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, ratusan jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama Debarkasi Makassar akhirnya kembali ke Indonesia dengan selamat.

Sebanyak 391 jemaah haji asal Kabupaten Soppeng tiba di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa dini hari. Mereka sebelumnya bertolak dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Setibanya di Asrama Haji, para jemaah mengikuti proses penerimaan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar di Aula Arafah sebelum secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk dipulangkan ke daerah masing-masing.

Berdasarkan data PPIH, jumlah jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci dalam kloter pertama sebanyak 392 orang. Namun, satu jemaah atas nama Beddu Habe (83) belum dapat dipulangkan karena mengalami gangguan pernapasan dan masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit di Madinah, Arab Saudi.

Salah seorang jemaah asal Soppeng, Jumantang, mengaku bersyukur dapat kembali ke Tanah Air setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.

“Alhamdulillah, kami bisa menjalankan ibadah haji dengan baik dan kembali ke kampung halaman dalam keadaan sehat,” ujar Jumantang.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar akan berlangsung selama satu bulan.

“Proses debarkasi jemaah haji Makassar berlangsung mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026. Total jemaah yang akan dipulangkan sebanyak 16.728 orang,” kata Ikbal Ismail.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 15 jemaah haji asal Debarkasi Makassar yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar dijadwalkan berlangsung secara bertahap hingga seluruh kloter kembali ke daerah asal masing-masing dengan aman dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *