SULSELNEWS.NET — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat penerapan manajemen risiko guna menjaga keandalan distribusi energi nasional. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Management Walkthrough (MWT) bersama Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, di Fuel Terminal Luwuk, Kamis (29/1/2026).
MWT dilakukan dengan meninjau langsung proses operasional, kesiapan fasilitas, serta implementasi pengendalian risiko di lapangan. Fuel Terminal Luwuk merupakan salah satu fasilitas strategis distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sulawesi yang memiliki peran penting dalam menjaga kontinuitas pasokan energi bagi masyarakat.
Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, menegaskan bahwa pendekatan langsung ke lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan penerapan manajemen risiko berjalan efektif.
“MWT memberikan gambaran nyata terhadap potensi risiko operasional dan bagaimana langkah mitigasi diterapkan. Konsistensi terhadap standar keselamatan dan pengelolaan risiko menjadi fondasi utama dalam menjaga keandalan distribusi energi,” jelas Ahmad Siddik Badruddin.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Manajemen Risiko didampingi Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen. Deny menyampaikan bahwa kegiatan MWT mendorong peningkatan kesiapan operasional di unit kerja.
“Kegiatan ini memperkuat disiplin operasional dan menjadi pengingat pentingnya pengelolaan risiko yang terintegrasi, terutama di fasilitas yang berperan langsung dalam pelayanan energi kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa pelaksanaan MWT menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan dan tata kelola yang kuat.
“Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap fasilitas dikelola secara profesional, aman, dan transparan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan,” tutupnya.
Melalui pelaksanaan MWT ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat implementasi manajemen risiko serta menjaga keandalan operasional Fuel Terminal Luwuk guna mendukung kelancaran pasokan energi yang berkelanjutan.












