TAKALAR, SULSELNEWS.NET – Sebanyak 60 warga, termasuk anak-anak, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan di sebuah pesta pernikahan di Desa Campagaya, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (2/11/2026).
Para korban mengalami sejumlah gejala, seperti mual, pusing, sakit perut, hingga buang air besar (BAB) berulang kali. Mereka kemudian dilarikan ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Sebagian besar korban merupakan anak-anak. Sebanyak 30 orang menjalani perawatan di Puskesmas Galesong Selatan, sedangkan korban lainnya mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan lain di Kabupaten Takalar.
Berdasarkan keterangan pasien, gejala tersebut muncul setelah mereka menyantap hidangan di pesta pernikahan, termasuk bakso, sayuran, dan es cincau.
Salah seorang pasien, Daeng Rimang, mengaku mengalami mual dan pusing setelah pulang dari acara tersebut.
“Setelah tiba di rumah saya langsung mual dan pusing, bahkan BAB beberapa kali, sehingga saya langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan,” ujar Daeng Rimang.
Sementara itu, dokter Ilham dari Puskesmas Galesong Selatan mengatakan, sekitar 60 warga dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan pada Senin sore.
“Hampir seluruh pasien yang dirawat di Puskesmas mengalami pusing, mual, sakit kepala hingga BAB, diduga akibat keracunan makanan yang disantap di acara pesta pernikahan,” ungkap dokter Ilham.
Tim medis langsung memberikan penanganan kepada para pasien, termasuk pemberian cairan infus dan obat-obatan untuk meredakan gejala yang dialami.
Meski para korban diduga mengalami keracunan setelah menyantap hidangan di pesta pernikahan tersebut, penyebab pasti kejadian itu masih belum diketahui.
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengambil sampel makanan yang disajikan dalam acara tersebut untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, para korban masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Takalar.












