https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8135482754179729
News  

Appi Minta Pesta Rakyat Panakkukang Libatkan UMKM, Ekonomi Lokal Harus Berputar

SULSELNEWS.NET— Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta pelaksanaan pesta rakyat di Kecamatan Panakkukang tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri pesta rakyat yang digelar Pemerintah Kecamatan Panakkukang di Lapangan Sepak Bola AURI, Kelurahan Karampuang, Senin (31/8/2026) malam.

Munafri hadir bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Pesta rakyat tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kota Makassar dan dilaksanakan secara bergilir di 15 kecamatan.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap kegiatan pemerintah. Menurutnya, kegiatan yang digelar pemerintah harus mampu memberikan manfaat langsung bagi warga, termasuk dari sisi ekonomi.

“Saya meminta agar pelaksana kegiatan untuk melibatkan masyarakat dan UMKM yang ada di tempat ini. Lebih bagus dibuat di Kecamatan Panakkukang juga supaya ekonomi tetap terus berputar di kecamatan ini,” kata Munafri.

Dorong Belanja Pemerintah ke UMKM Lokal

Munafri mengatakan, upaya melibatkan UMKM dalam kegiatan pemerintah sejalan dengan kebijakan Pemkot Makassar untuk mendorong agar belanja pemerintah memberikan dampak lebih besar terhadap perekonomian lokal.

Ia menyebut pemerintah tengah berupaya memaksimalkan belanja daerah agar sebagian besar perputarannya dapat dirasakan oleh pelaku usaha di Kota Makassar.

“Kita mencoba membentuk struktur APBD bagaimana belanja pegawai ini kita maksimalkan, 50 persen belanja itu belanja lokal. Dari 50 persen belanja lokal itu, lebih dari 40 persennya kita akan belanja untuk UMKM,” ujarnya.

Menurut Munafri, pola tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang lebih besar bagi UMKM lokal untuk berkembang.

Pesta Rakyat Harus Jadi Ruang Hiburan Warga

Selain menyoroti aspek ekonomi, Munafri juga meminta agar pesta rakyat benar-benar dikemas sebagai kegiatan yang menghadirkan suasana santai dan menyenangkan bagi masyarakat.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak terlalu didominasi agenda formal seperti sambutan dan pidato.

“Ini pesta rakyat, sehingga harus dilaksanakan dengan sukacita,” katanya.

Munafri menyarankan agar rangkaian acara lebih banyak memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan seni dan hiburan.

Dengan begitu, pesta rakyat tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara pemerintah dengan masyarakat.

Panakkukang Dinilai Punya Potensi Ekonomi dan Budaya

Dalam kesempatan itu, Munafri juga menyoroti posisi Kecamatan Panakkukang yang dinilai strategis dalam perputaran ekonomi Kota Makassar.

Panakkukang memiliki jumlah penduduk yang relatif besar dan berbatasan dengan sejumlah kecamatan. Kawasan ini juga menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi karena terdapat pusat perbelanjaan hingga pasar.

Namun, menurut Munafri, kekuatan Panakkukang tidak hanya terletak pada aktivitas ekonominya. Kecamatan tersebut juga memiliki keberagaman budaya dan kehidupan sosial masyarakat yang dinilai menjadi salah satu kekuatan daerah.

Munafri menyinggung keberadaan Kampung Budaya dan komunitas masyarakat yang mencerminkan terjadinya asimilasi budaya.

“Kegiatan kebudayaan sangat erat karena di sini ada Kampung Budaya. Di sini juga terjadi asimilasi budaya yang sangat baik,” jelasnya.

Ia menilai masyarakat Panakkukang telah menunjukkan bagaimana keberagaman dapat dirawat melalui sikap saling menghormati dan menjaga toleransi.

“Ini menjadi salah satu contoh kecamatan yang benar-benar membangun nilai toleransi yang sangat baik. Mereka tumbuh bersama, tumbuh dengan baik, menjaga keragaman,” sebutnya.

Menurut Munafri, kondisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Kota Makassar dalam memperkuat citra sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi yang baik di Indonesia.

Appi Ingatkan Warga Jaga Kebersihan

Selain ekonomi dan toleransi, Munafri juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

Ia menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk menjadikan kota sebagai wilayah yang bersih, indah, dan sehat.

“Program pemerintah hari ini benar-benar ingin melihat Kota Makassar ini menjadi kota yang bersih, kota yang indah, kota yang sehat,” tegasnya.

Munafri mengatakan pemerintah tidak ingin mewariskan lingkungan yang kotor kepada generasi mendatang. Karena itu, seluruh kekuatan pemerintah kota akan diarahkan untuk mendukung upaya menjaga kebersihan dan menata keindahan kota.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengelolaan sampah, terutama dengan melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah.

“Kita mengambil peran hari ini untuk mewariskan kepada generasi yang akan datang, bukan kota yang jorok dan kota yang kotor,” tuturnya.

“Tentu, juga atas kesadaran masyarakat yang tidak henti-hentinya kita berikan sosialisasi agar supaya bisa melakukan pemilahan sampah di tempatnya masing-masing,” sambung Appi.

Musim Kemarau Masih Berlangsung

Di hadapan warga Panakkukang, Munafri turut mengingatkan kondisi musim kemarau yang masih berlangsung di Kota Makassar.

Ia menyebut berdasarkan informasi BMKG, hujan diperkirakan mulai kembali turun pada penghujung Oktober hingga memasuki November.

“Kita berada dalam musim kemarau yang panjang. Menurut BMKG, hujan ini akan datang di akhir-akhir bulan Oktober, masuk sedikit lagi ke bulan November,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *