https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8135482754179729
News  

Kebakaran Hutan di Gowa Terjadi Dini Hari, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di 2 Lokasi

SULSELNEWS.NET— Kebakaran hutan melanda kawasan lahan yang ditumbuhi pohon pinus dan semak belukar di dua lokasi berbeda di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026) dini hari.

Kebakaran terjadi di wilayah Kelurahan Malino dan Kelurahan Gantarang. Total luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 00.30 WITA. Warga melihat kobaran api di area ketinggian dan kemudian melaporkan kejadian itu kepada Babinsa Koramil 1409-04/Tinggimoncong serta aparat setempat.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 00.45 WITA untuk melakukan upaya pemadaman.

Tim yang diterjunkan terdiri dari lima personel Koramil 1409-04/Tinggimoncong, lima personel Polsek Tinggimoncong, serta 26 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dengan membawa lima unit alat juswater atau pompa manual, puluhan personel tersebut berjibaku memadamkan kobaran api di tengah kondisi medan yang cukup sulit.

Upaya pemadaman dilakukan secara intensif untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan dan lahan di sekitarnya.

Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.30 WITA.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Meski demikian, kebakaran menyebabkan sekitar satu hektare kawasan hutan yang ditumbuhi tanaman pinus dan semak belukar hangus terbakar.

Hingga kini, kebakaran tersebut diduga berkaitan dengan kondisi cuaca kemarau ekstrem yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, khususnya di kawasan hutan dan lahan yang memiliki vegetasi kering.

Sinergi antara aparat, Masyarakat Peduli Api dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan sehingga kebakaran tidak meluas ke area yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *