https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8135482754179729
News  

Kebakaran Hutan Meluas, DMI Serukan Shalat Istisqa’ di Seluruh Indonesia

SULSELNEWS.NET— Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) menyerukan kepada seluruh masjid di Indonesia untuk melaksanakan Shalat Istisqa’ atau shalat meminta hujan di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah.

Seruan tersebut disampaikan PP DMI melalui surat tertanggal 21 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh Pimpinan Wilayah, daerah, cabang dan ranting DMI, serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), takmir dan seluruh jamaah masjid di Indonesia.

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PP DMI Jusuf Kalla.

Dalam seruannya, DMI menyoroti periode musim kemarau yang berkepanjangan yang berdampak terhadap meningkatnya suhu lingkungan, kekeringan hingga krisis air.

Kondisi tersebut juga dinilai menjadi salah satu faktor yang memicu meluasnya kebakaran hutan di sejumlah wilayah Indonesia.

“Periode musim kemarau yang berkepanjangan yang mengakibatkan peningkatan suhu lingkungan, menyebabkan kekeringan, menimbulkan krisis air dan memicu kebakaran hutan yang meluas di beberapa wilayah Indonesia,” demikian bunyi seruan PP DMI.

Atas kondisi tersebut, DMI mengajak umat Islam untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT melalui pelaksanaan Shalat Istisqa’.

Selain melaksanakan shalat, DMI juga mengimbau para khatib agar mengajak seluruh umat untuk melakukan introspeksi dan bertaubat serta memperbanyak istighfar.

DMI berharap umat dapat memohon ampun atas segala dosa dan berdoa dengan sungguh-sungguh agar Allah SWT memberikan pertolongan serta menurunkan hujan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Meminta ampun atas segala dosa (bertaubat), memperbanyak istighfar, dan berdoa sungguh-sungguh agar Allah SWT mengabulkan apa yang menjadi kebutuhan umat Islam dan seluruh bangsa ini,” tulis PP DMI dalam seruannya.

Bisa Digelar di Masjid maupun Lapangan

PP DMI menyarankan pelaksanaan Shalat Istisqa’ dilakukan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia selama periode Agustus hingga awal September 2026.

Pelaksanaannya tidak harus dilakukan di dalam masjid. Shalat Istisqa’ juga dapat digelar di lapangan terbuka maupun halaman masjid dengan menyesuaikan kondisi dan situasi di masing-masing daerah.

Seruan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak doa dan istighfar sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang terdampak kemarau.

Di tengah ancaman kekeringan, krisis air dan kebakaran hutan, DMI mengajak seluruh elemen umat Islam untuk bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *