SULSELNEWS.NET – Lippoland melalui PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk. (GMTD) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Tabung Karya (Tanjung Bunga Berkarya) Vol. 4. Mengusung tema “Merangkai Kreativitas, Mencipta Nilai”, kegiatan ini memberikan pelatihan pembuatan gantungan kunci dan gelang kepada para ibu yang tergabung dalam Komunitas Orang Tua Anak Down Syndrome (KOADS), termasuk anggota Sahabat IWAPI.
Pelatihan yang berlangsung di Madrid Hall, Akkarena, Makassar, Selasa (30/6/2026), diikuti oleh 75 peserta. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali keterampilan merangkai aksesori sederhana yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi, sehingga diharapkan dapat menjadi peluang untuk meningkatkan produktivitas dan membantu perekonomian keluarga.
Program Tabung Karya merupakan salah satu inisiatif berkelanjutan GMTD yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas, pengembangan kreativitas, serta penciptaan peluang ekonomi. Pada penyelenggaraan Vol. 4 ini, GMTD menggandeng KOADS sebagai bentuk kepedulian terhadap komunitas orang tua yang memiliki anak dengan Down Syndrome sekaligus memberikan ruang bagi para ibu untuk mengembangkan keterampilan baru.
Untuk mendukung pelaksanaan pelatihan, GMTD menghadirkan Tangan Dia sebagai mitra dan narasumber. Tim Tangan Dia membimbing peserta mulai dari pengenalan bahan, teknik dasar perangkaian, pemilihan kombinasi warna, hingga menghasilkan gantungan kunci dan gelang yang menarik serta memiliki nilai jual.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Melalui Tabung Karya, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah. Kami berharap keterampilan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mempererat kebersamaan di dalam komunitas,” ujarnya.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta diajak mempelajari berbagai teknik dasar pembuatan gantungan kunci dan gelang, mulai dari pemilihan bahan, proses perangkaian, hingga menghasilkan produk yang menarik dan bernilai jual.
Perwakilan KOADS, Andi Rahmatullah, mengapresiasi perhatian dan dukungan GMTD melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri, memperluas jejaring, dan membuka peluang usaha kreatif bagi anggota komunitas.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, tidak hanya dalam melatih keterampilan, tetapi juga memberikan pengalaman sosial yang positif serta membuka peluang bagi kami para Ibu untuk berkontribusi membantu ekonomi keluarga,” ungkapnya.
Melalui Tabung Karya Vol. 4, GMTD berharap dapat terus berpartisipasi aktif dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri, kreatif, dan produktif.
Program ini juga sejalan dengan semangat keberlanjutan perusahaan melalui pilar Independen dalam kerangka kerja grup “Lippo Untuk Indonesia PASTI” (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, dan Independen), yang berkomitmen menghadirkan berbagai program CSR berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di kawasan Tanjung Bunga maupun Kota Makassar.












