SULSELNEWS.NET — Pelaku pembacokan terhadap seorang anak berusia 13 tahun di Kota Makassar akhirnya berhasil diringkus polisi. Tim Unit Jatanras Polrestabes Makassar menangkap lima anggota geng motor dari lokasi persembunyian berbeda, termasuk di wilayah Kabupaten Gowa.
Dari lima tersangka yang telah diamankan, dua di antaranya sebelumnya sempat masuk dalam daftar buronan. Polisi menyebut identitas seluruh pelaku telah dikantongi, dan saat ini masih memburu dua orang lainnya yang terlibat dalam aksi brutal tersebut.
Penangkapan dilakukan setelah polisi mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman CCTV yang viral di media sosial.
Dua pelaku, yakni Farhan (19) dan Yasmin (20), ditangkap di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Pengembangan kasus kemudian mengarah pada penangkapan tiga pelaku lainnya di Kota Makassar, masing-masing Aswar (18), Fadil (19), dan Rifky (18).
Kelima pelaku diketahui memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda, mulai dari pedagang, mahasiswa, buruh lepas, hingga sopir. Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa anak panah busur, parang, serta empat unit sepeda motor yang digunakan saat melakukan penyerangan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif penyerangan diduga dipicu aksi balas dendam. Salah satu pelaku mengaku sebelumnya merasa terancam akan dipanah saat melintas di lokasi kejadian.
Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, mengatakan para pelaku kini telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku kini ditahan di Polrestabes Makassar dan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak serta Pasal 262 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” ujarnya.
Para pelaku dijerat dengan Pasal 80 juncto Pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak serta Pasal 262 KUHP.
Sebelumnya, aksi geng motor tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Peristiwa terjadi di Jalan Abubakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 01.00 WITA.
Dalam rekaman CCTV, para pelaku terlihat datang secara beriringan menggunakan beberapa sepeda motor sambil menggeber kendaraan. Sejumlah remaja dan pemuda yang berada di lokasi langsung berhamburan menyelamatkan diri.
Korban berinisial H (13) terjatuh saat berusaha melarikan diri dan kemudian menjadi sasaran penyerangan hingga mengalami luka tebas di bagian punggung.
Selain melukai korban, para pelaku juga merusak sejumlah sepeda motor milik warga yang terparkir di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat membawa senjata tajam jenis parang dan panah busur.












