
SULSELNEWS.NET — Kebakaran melanda empat unit rumah semi permanen di Jalan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (20/8/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjebak di dalam kobaran api.
Kobaran api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah yang berada di dalam lorong. Kondisi rumah yang saling berdekatan membuat api dengan mudah menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
Dalam rekaman video yang diambil warga, terlihat kobaran api membakar sejumlah rumah hingga sebagian bangunan rata dengan tanah.
Petugas Damkarmat Kota Makassar kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Sebanyak puluhan personel dan sejumlah armada pemadam diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan proses pemadaman hingga api berhasil dikuasai berlangsung sekitar 45 menit.
“Personel yang turun kurang lebih 35 orang, kemudian lima dari rescue dan jumlah unit pemadam ada kurang lebih 13,” kata Fadli.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas bersama BPBD Kota Makassar melakukan penyisiran dan pendinginan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api maupun korban lain yang masih terjebak.
Dari hasil penyisiran, petugas menemukan seorang pria berinisial YS, berusia 41 tahun, dalam kondisi meninggal dunia.
“Dari pendataan, empat rumah, satu rumah itu terdiri dari rumah petak-petak kemudian ditemukan ada satu jasad yang meninggal dunia dan jenis kelamin laki-laki,” ujar Fadli.
Selain korban meninggal dunia, seorang wanita juga sempat ditemukan dalam kondisi pingsan. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Tajuddin Chalid Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.
“Ya ada, ada yang sempat pingsan tadi dan sudah dibawa ke rumah sakit terdekat, Tajuddin Chalid,” jelasnya.
Fadli memastikan kondisi di lokasi telah berhasil dikendalikan. Petugas masih melakukan proses pendinginan sekaligus assessment untuk memastikan data terkait dampak kebakaran.
“Alhamdulillah kita sudah melakukan pendinginan sampai saat ini dan kita akan melanjutkan assessment berikutnya untuk mendapatkan data yang lebih akurat lagi,” katanya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Makassar dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, Fadli mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
“Untuk sementara ini belum kita ketahui karena ada tim yang menangani,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pendataan dan memastikan kondisi di sekitar lokasi kebakaran aman.












