News  

Wabup Gowa Ajak Santri Jadi Pelaku Perubahan di Era Digital pada Peringatan Hari Santri Nasional

SULSELNEWS.NET— Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, memimpin apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang berlangsung di Pondok Pesantren As-Sunnah Panciro, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

Tahun ini, peringatan Hari Santri menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan satu dekade penetapan resmi Hari Santri oleh pemerintah sejak 2015. Momentum tersebut diharapkan menjadi tonggak kebangkitan baru bagi dunia pesantren dan santri Indonesia.

Dalam apel tersebut, Wabup Darmawangsyah membacakan sambutan seragam Menteri Agama RI, K.H. Nazaruddin Umar, yang menekankan bahwa santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam arus perubahan zaman.

“Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” ujarnya.

Wabup Gowa juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya 67 santri Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Darmawangsyah menegaskan bahwa sepuluh tahun perjalanan Hari Santri menjadi bukti semakin kuatnya peran pesantren dan santri di berbagai bidang kehidupan. Ia mengingatkan bahwa santri masa kini harus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan bahasa dunia, selain mendalami kitab kuning.

“Dunia digital harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” tegasnya.

Melalui sambutan seragam tersebut, Menteri Agama juga berpesan agar seluruh santri di Indonesia menjadi pribadi berilmu, berakhlak, dan berdaya. Santri diharapkan mampu menjaga tradisi pesantren sekaligus beradaptasi dengan kemajuan zaman.

“Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, hingga ke ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” lanjutnya.

Menutup kegiatan, Wabup Darmawangsyah berharap peringatan Hari Santri menjadi momentum kebangkitan pesantren di seluruh Indonesia.

“Hari ini kami bersama seluruh santri di Kabupaten Gowa memperingati Hari Santri Nasional di Pesantren As-Sunnah Panciro. Momentum ini menjadi kebangkitan pesantren Indonesia yang terus melahirkan kader-kader terbaik bagi bangsa,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *