News  

Tim SAR Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kota Makassar

SULSELNEWS.NET —-Tim SAR gabungan melaksanakan operasi evakuasi di sejumlah titik permukiman warga yang terdampak banjir di Kota Makassar dan sekitarnya. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan beberapa kawasan terendam dengan ketinggian air berbeda-beda.

Fokus utama operasi berada di Kecamatan Manggala yang terbagi dalam dua titik, yakni Blok 10 dan Blok 8. Di lokasi ini, tim mengevakuasi sejumlah warga, termasuk lansia dan kelompok rentan lainnya yang terdampak genangan cukup tinggi.

Selain itu, evakuasi juga dilakukan di kawasan Perumahan BTN Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kota Makassar yang terbagi menjadi tiga titik terdampak banjir. Tim menyisir setiap titik untuk memastikan tidak ada warga yang membutuhkan pertolongan terlewatkan.

Operasi SAR juga diperluas ke wilayah Moncongloe, Kabupaten Maros, yang turut mengalami dampak banjir akibat tingginya curah hujan. Secara keseluruhan, terdapat tiga wilayah utama dengan total enam titik lokasi banjir yang menjadi fokus penanganan hari ini.

Evakuasi dilakukan dengan mengutamakan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil guna memastikan keselamatan mereka di tengah kondisi banjir yang masih merendam kawasan permukiman.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar Muhammad Arif Anwar, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa seluruh personel dan peralatan telah dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi.

“Kami telah membagi tim ke dalam beberapa sektor agar penanganan bisa lebih cepat dan efektif. Fokus utama kami adalah mengevakuasi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya untuk memastikan keselamatan warga terdampak banjir,” ujar Muhammad Arif

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa terdapat beberapa titik yang terdampak cukup parah pada tahun 2026 ini.

“Ada beberapa titik yang memang terdampak banjir cukup parah saat ini. Kami juga terus mengupayakan koordinasi dengan pemerintah setempat agar dapat membantu melakukan pendekatan kepada masyarakat, karena masih ada warga yang memilih bertahan di rumah masing-masing dan belum ingin dievakuasi,” jelas Andi sultan

Tim SAR gabungan terus melakukan pendekatan persuasif kepada warga demi keselamatan bersama, sembari memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar di seluruh titik operasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *