SULSELNEWS.NET — Tawuran antar dua kelompok warga kembali pecah di kawasan Pekuburan Beroangin, Jalan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Bentrokan ini menyebabkan tujuh petak rumah yang berada di area pekuburan terbakar.
Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan membubarkan aksi saling serang antar warga Borta dan warga Sapiria. Bentrokan kedua kelompok ini disebut sudah sering terjadi.
Untuk memadamkan api yang membesar, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar mengerahkan 15 unit armada.
Keterangan Damkar
Kabid Operasi Damkar Makassar, Cakrawala, mengatakan armada langsung dikerahkan begitu menerima informasi adanya bentrokan dan kebakaran.
“Saat menerima informasi tawuran dua kelompok warga, pihaknya langsung stand by-kan armada dan langsung bergerak ke area kebakaran untuk memadamkan api,”Ucapnya.
Polisi Lakukan Penjagaan di Lokasi
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, menjelaskan bahwa setelah polisi melerai tawuran, aparat kini melakukan penjagaan untuk mencegah kejadian susulan. Ia menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Pada saat tawuran sejumlah anggota berseragam langsung melerai, sementara penyebab kebakaran tujuh unit rumah warga masih didalami. Itu masih dilakukan penyelidikan dan melakukan koordinasi terkait penyebabnya kebakaran tersebut.”
Devi juga menyebut bahwa bentrokan di wilayah tersebut bukan yang pertama, namun sudah berungkali terjadi.
“Bukan kali pertama, Selalu polisi hadir disini melakukan pengamanan namun selalu mendapat perlawanan dari pihak yang melakukan tawuran. Yang jelas semua pihak, masyarakat, orang tua, ibu-ibu turut bagaimana jaga agar daerah tempat tinggal kita anak-anak tidak jadi korban, tidak terlibat tawuran yang bisa hentikan tawuran keinginan masyarakat sendiri.”ungkapnya.
Imbauan Kepolisian
Polisi berharap peran orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi tawuran. Selain itu, situasi keamanan dapat terjaga jika warga memiliki kesadaran kolektif untuk mengakhiri konflik yang berulang.












