Gowa, Sulawesi Selatan – Suasana haru sekaligus riuh terjadi saat pelaksanaan sunatan massal yang digelar di Aula Polres Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (22/6/2025). Sejumlah anak-anak peserta tiba-tiba menangis hingga berteriak histeris diduga karena takut menjalani proses sunat.
Kepanikan mulai terjadi saat tim medis hendak memulai prosesi sunatan. Teriakan histeris dari beberapa anak membuat peserta lain ikut panik dan suasana pun sempat menjadi gaduh. Meski demikian, proses tetap dilanjutkan setelah para panitia dan orang tua berupaya menenangkan anak-anak yang ketakutan.
Beragam upaya dilakukan untuk mengurangi ketegangan, salah satunya dengan memberikan handphone kepada peserta agar bisa bermain game selama proses sunat berlangsung. Langkah ini dinilai cukup efektif dalam mengalihkan perhatian anak-anak dari rasa takut dan sakit.
Salah satu orang tua peserta, Mirnawati, mengaku anaknya sempat sangat takut hingga menangis. Namun setelah diberikan hiburan oleh panitia, akhirnya proses sunatan bisa dilakukan dengan lancar.
“Awalnya memang anak saya takut, sampai nangis-nangis. Tapi alhamdulillah akhirnya bisa juga disunat setelah dikasih main game sama panitia,” ujar Mirnawati.
Kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79. Polres Gowa sebagai penyelenggara menargetkan 150 peserta, namun jumlah yang hadir justru mencapai 170 anak.
Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Gowa kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
“Kegiatan ini kami gelar untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, sekaligus dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79. Antusiasme warga sangat tinggi, bahkan peserta melebihi target,” ungkap AKBP Muhammad Aldy Sulaiman.
Meski sempat diwarnai kepanikan, kegiatan sunatan massal ini berjalan sukses dan mendapat apresiasi dari masyarakat.












