SULSELNEWS.NET — Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Gowa menggelar kompetisi esports di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu–Minggu (7–8/3/2026) malam.
Kompetisi ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan yang bertanding dalam tiga cabang game diperlombakan.
Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Gowa, Rohandi, mengatakan lomba yang digelar mempertandingkan tiga kategori, yakni Free Fire (FF), eFootball Mobile, dan eFootball Console.
“Untuk cabang Free Fire diikuti 48 tim, di mana satu tim terdiri dari lima orang. Kemudian eFootball Mobile diikuti 48 peserta dan eFootball Console diikuti 32 peserta,” ujarnya.
Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Gowa, tetapi juga dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
“Peserta datang dari berbagai kabupaten/kota seperti Makassar, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, Parepare dan beberapa daerah lainnya. Bahkan ada peserta yang datang dari daerah yang cukup jauh. Kami sangat berterima kasih atas partisipasi seluruh tim,” kata Rohandi.
Ia menambahkan, kompetisi ini juga menjadi ajang untuk mencari bibit atlet esports berbakat yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan.
“Selain sebagai ajang silaturahmi komunitas gamer, kegiatan ini juga untuk mencari bibit unggul atlet esports, sekaligus persiapan menghadapi Pra Porprov dan Porprov yang akan digelar di Bone dan Wajo,” jelasnya.
Rohandi mengungkapkan daftar pemenang dalam kompetisi tersebut.
Pada kategori Free Fire, juara pertama diraih tim Pandora Stars, disusul ESI Gowa di posisi kedua, dan ESI Makassar di posisi ketiga.
Sementara pada kategori eFootball Mobile, juara pertama diraih KTM EZZGAME, juara kedua JUST VHPR, dan juara ketiga ALLMIM MUSSYAHRI.
“Total hadiah yang diperebutkan dalam tiga kategori lomba ini mencapai Rp10 juta,” ungkap Rohandi.
Sementara itu, Ketua KONI Gowa, Arifuddin Saeni, mengaku bangga melihat antusiasme para atlet esports yang mengikuti kompetisi tersebut.
“Saya tentu sangat bersyukur dan bangga melihat kegiatan ini. Apalagi menjelang Porprov di Bone dan Wajo dalam waktu dekat, atlet esports kita menunjukkan perkembangan yang sangat baik,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa atlet esports asal Gowa juga telah menorehkan prestasi di tingkat lebih tinggi.
“Kita juga memiliki atlet yang pernah ikut di ajang internasional dan berhasil meraih medali. Ini tentu sangat membanggakan bagi Kabupaten Gowa,” katanya.
Arifuddin berharap para atlet yang berlaga dalam kompetisi tersebut dapat terus meningkatkan kemampuan dan mampu meraih prestasi pada ajang Porprov mendatang.
“Kami berharap atlet yang berlaga hari ini bisa meraih prestasi di Porprov Bone dan Wajo nanti sehingga dapat membantu meningkatkan peringkat Kabupaten Gowa,” ucapnya.












