SULSELNEWS.NET – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali memperkuat komitmennya terhadap budaya keselamatan dan keandalan operasional melalui kegiatan Management Walkthrough (MWT) di Integrated Terminal (IT) Gorontalo.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Vice President (VP) Performance Management PT Pertamina (Persero) bersama jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan IT Gorontalo. Agenda tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan operasional yang selamat, andal, dan berkelanjutan di wilayah Sulawesi.
“Integrated Terminal Gorontalo memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi energi ke masyarakat. Keandalan fasilitas dan keselamatan pekerja dalam operasional menjadi perhatian utama kami. MWT ini merupakan momen penting untuk berdiskusi langsung dengan tim operasional, mengidentifikasi potensi risiko, dan memastikan setiap proses berjalan sesuai dengan standar tertinggi yang diterapkan Pertamina,” ungkap Aditya Wira Santika, VP Performance Management.
Dalam kunjungan tersebut, manajemen melakukan peninjauan ke sejumlah area kritikal, termasuk fasilitas penerimaan BBM, tangki timbun, filling shed, hingga instalasi pendukung K3LL. Selain sebagai upaya pengawasan, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada pekerja dan mitra kerja yang menjaga Operational Excellence serta budaya kerja aman.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, menegaskan pentingnya konsistensi terhadap SOP dan budaya “Safety First” dalam setiap aspek pekerjaan.
“Tidak ada yang lebih penting dari keselamatan dan integritas operasional. Melalui MWT ini, kami memastikan seluruh proses bisnis di IT Gorontalo dijalankan dengan standar keamanan tertinggi, selaras dengan visi Pertamina Patra Niaga untuk mewujudkan Zero Accident dan penyaluran energi yang andal dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyebut MWT bukan hanya audit teknis, melainkan juga strategi memperkuat komunikasi dan sinergi antara manajemen pusat dengan tim operasional.
“MWT adalah platform dialog yang strategis. Kami ingin seluruh pekerja merasa dilibatkan, didengar, dan memahami pentingnya peran mereka dalam menjaga kinerja perusahaan, khususnya di aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Semangat dan kesiapan tim IT Gorontalo menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam mendukung ketahanan energi di Gorontalo,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan kembali posisinya sebagai entitas yang menjadikan keselamatan, keandalan, dan keberlanjutan operasional sebagai prioritas utama dalam menjaga pasokan energi nasional.












