SULSELNEWS.NET Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, dihadiri langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama jajaran Pemprov, serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, beserta manajemen.
Dua isu strategis menjadi pembahasan utama, yakni ketersediaan stok bahan bakar dan LPG untuk masyarakat, serta optimalisasi kontribusi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebagai sumber PAD.
“Kami memastikan pasokan BBM subsidi seperti Bio Solar dan Pertalite serta LPG selalu tersedia dan memadai, terutama pada masa peningkatan kebutuhan akibat aktivitas ekonomi dan hari besar. Selain itu, kami berkomitmen menjalankan kewajiban PBBKB secara tertib dan transparan demi mendukung pembangunan di Gorontalo,” tegas Fanda Chrismianto.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyambut baik langkah Pertamina Patra Niaga tersebut. “Kami menghargai kontribusi signifikan PBBKB dari Pertamina. Dana ini sangat vital untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk terus mempererat sinergi dalam menjaga ketersediaan energi yang stabil sekaligus memastikan kontribusi berkelanjutan terhadap PAD Provinsi Gorontalo.












