SULSELNEWS.NET – Pertamina Patra Niaga Sulawesi melalui Fuel Terminal (FT) Parepare melakukan pengecekan dan verifikasi meter arus pada fasilitas filling shed, Kamis (28/8). Kegiatan ini melibatkan Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Wilayah IV serta Dinas Perdagangan Kota Parepare.
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan akurasi takaran dan pengukuran dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM), sekaligus sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar Kementerian Perdagangan.
Kegiatan ini dihadiri Fuel Terminal Manager FT Parepare Adhi Warsito, Penera BSML Region IV Julvadly, serta Penera Meteorologi Dinas Perdagangan Kota Parepare Abu Sofian.
Sebanyak 12 unit meter arus aktif di FT Parepare telah diperiksa, dan hasilnya seluruhnya dinyatakan sesuai dengan standar tera yang berlaku. Sebagai langkah antisipasi, FT Parepare juga menyiapkan satu unit meter arus cadangan apabila terjadi kendala operasional.
“Pengecekan ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap prinsip akurasi, transparansi, dan keselamatan dalam distribusi BBM ke masyarakat. Kami mengapresiasi sinergi positif dengan BSML dan Dinas Perdagangan Parepare,” ujar Adhi Warsito.
Sementara itu, Julvadly, Penera BSML Region IV, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik kolaborasi ini. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa Pertamina telah menerapkan sistem pengukuran sesuai ketentuan. Ke depan, kami akan terus melakukan pengecekan rutin di wilayah Sulselbar untuk memastikan keakuratan dan perlindungan konsumen tetap terjaga,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, BSML Region IV akan menjadwalkan pengecekan rutin serupa di sejumlah Depot dan SPBU di Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), dengan koordinasi bersama Pertamina.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap distribusi energi nasional dengan penerapan standar operasional yang ketat serta kolaborasi lintas lembaga.












