News  

Nelayan Jatuh di Perairan Taka Limpoge Sinjai, Basarnas Makassar Lakukan Pencarian

SULSELNEWS.NET— Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar mengerahkan personel Pos SAR Bone untuk melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dari kapal di perairan Taka Limpoge, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Korban diketahui bernama Muhammad Ali (20), seorang nelayan yang dilaporkan jatuh ke laut saat kapal nelayan KM 3 Putri 77 berlayar untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 06.30 WITA, saat kapal bertolak dari Pelabuhan Lappa. Saat kapal hendak melepaskan jangkar di rompon yang berada di perairan Taka Limpoge, korban diduga terjatuh ke laut ketika berjalan di sisi kapal.

Menurut keterangan sementara, korban diperkirakan menuju ke bagian belakang kapal untuk buang air kecil sebelum akhirnya terjatuh ke laut.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat. Namun hingga kini, korban belum ditemukan. Atas kejadian tersebut, keluarga korban melaporkan insiden ini kepada Basarnas Makassar untuk mendapatkan bantuan operasi pencarian dan pertolongan. Informasi diterima Basarnas Makassar pada pukul 16.10 WITA di hari yang sama.

“Setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban, kami segera mengerahkan personel Pos SAR Bone menuju lokasi di Sinjai untuk melaksanakan operasi pencarian. Tim akan berkoordinasi dengan instansi terkait serta masyarakat setempat agar proses pencarian berjalan lancar,” ujar Muhammad Arif Anwar, S.Sos., M.M., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.

Ia menambahkan, operasi SAR dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan perairan di sekitar lokasi kejadian.

“Meskipun kondisi cuaca di lokasi terpantau berawan, kami berharap korban dapat segera ditemukan. Operasi SAR akan terus dilaksanakan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan tim di lapangan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan operasi SAR ini, sejumlah unsur turut dilibatkan, di antaranya Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud Sinjai, BPBD Sinjai, Tagana, Brimob, masyarakat setempat, serta potensi SAR lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *