News  

Lewat TPA Asoka Sari, Kota Makassar Raih Penghargaan Gerakan ASRI Tingkat Provinsi Sulsel

SULSELNEWS.NET–Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Melalui Tempat Penitipan Anak (TPA) Asoka Sari, Kota Makassar berhasil mendapatkan apresiasi dan penghargaan atas partisipasi aktifnya dalam Gerakan ASRI (TAMASYA Cinta Lingkungan) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

​Penghargaan tersebut diserahkan di sela-sela kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Program Bangga Kencana dan Program Prioritas yang berlangsung di Aula Kantor BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis, 21 Mei 2026.

​Kegiatan FGD ini digelar sebagai momentum krusial untuk memperkuat sinergi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program kependudukan dan pembangunan keluarga di wilayah Sulawesi Selatan.

​Penghargaan yang diterima oleh TPA Asoka Sari ini menjadi bukti nyata dari komitmen bersama dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, edukatif, dan ramah keluarga.

Selain itu, program ini juga didesain untuk mendorong peningkatan kualitas pengasuhan serta pembangunan keluarga yang berkesinambungan di Kota Makassar.

​Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Syahruddin (atau perwakilannya/kepala dinas terkait), memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian ini.

Ia menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi lintas sektor yang konsisten.

​”Kami sangat mengapresiasi semangat dan partisipasi terbaik yang ditunjukkan oleh seluruh pihak, khususnya TPA Asoka Sari. Penghargaan dalam Gerakan ASRI ini bukan sekadar piala, melainkan bentuk pengakuan atas komitmen kita bersama dalam mewujudkan lingkungan pengasuhan anak yang sehat, ramah lingkungan, dan edukatif. Ke depan, sinergi dalam program Bangga Kencana ini akan terus kita tingkatkan demi mencetak generasi emas Kota Makassar yang unggul,” ujarnya.

​Dengan adanya pencapaian ini, DPPKB Kota Makassar berharap program-program prioritas kependudukan dapat semakin menyentuh lapisan masyarakat terbawah dan memperkokoh ketahanan keluarga di Kota Makassar menuju tatanan kota yang mandiri dan sejahtera. (*)