News  

Founder PT. Harfiah Graha Perkasa Tegaskan Pihaknya Tidak Terlibat Soal Proyek Pengaspalan di Maros

Oplus_16908288

SULSELNEWS.NET — Pasca viralnya pemberitaan di berbagai media Sosial terkait proyek pengaspalan di Kabupaten Maros, yang dinilai bermasalah, founder PT Harfiah Graha Perkasa, H.Sahar Sewang, menggelar konferensi pers

” Di jagat media sosial, nama saya disebutkan bahkan ada pernyataan bahwa saya dikatakan tidak takut kepada hukum, berita ini teramat merugikan kami sehingga di depan rekan media saya tegaskan bahwa semua yang merebak di media adalah sebuah kebohongan,” ungkapnya.

Saya pribadi sudah melakoni profesi sebagai kontraktor sehingga semua proses pekerjaan kami diatur oleh hukum, maka wajib bagi kami untuk taat,” urainya.

H.Sahar Sewang menyebut selama 5 kali ungkapan bahwa semua warga wajib taat kepada hukum.

” Saya adalah warga biasa sama dengan semua warga lainnya, ketaatan kepada hukum adalah sikap yang harus ditaati, dan saya pastikan tidak pernah saya dikonfirmasi oleh pihak lain terkait berita yang sempat viral, pastinya pertama saya tidak tahu akan proyek tersebut, kedua, saya adalah warga yang sama dengan posisi warga lainnya wajib taat kepada hukum,” ungkapnya.

Dengan lugas Kontraktor Senior ini menegaskan dirinya sudah berusia hampir 70 tahun.

” Saya sampaikan ke manajemen perusahaan kami semua untuk bekerja profesional,jujur dan konsisten, saya pastikan semua pekerjaan yang diamanahkan ke pihak perusahaan kami akan bertanggung penuh terkait kwalitas pekerjaan kami, sebagai senior di dunia kontraktor maka konsistensi, sikap profesionalisme dan ketaatan kepada regulasi serta memberikan jaminan penuh terhadap pekerjaan menjadi bagian dari kami dalam mengabdi,” kuncinya.

Founder PT.Harfiah tersebut juga langsung menghadirkan Wahyudi Budi, rekanan yang mengerjakan proyek di Kabupaten Maros.

Sebelum Wahyudi Budi memberikan Klarifikasi kepada awak media, H. M. Sahar Sewang tegaskan dirinya baru pertama kali ketemu sama Direktur CV. Miranda.
” Silahkan rekan media tanya langsung ke Pak Wahyu,” tuturnya.

Wahyudi Budi kemudian paparkan akan kondisi proyek yang mereka tangani di Maros.

” Pekerjaan ini masih dalam tahap pemeliharaan, berasal dari anggaran APBD Maros tahun 2025 dengan anggaran sebesar 1,8 Milyar untuk proyek pengaspalan,” ungkapnya.

Pihak CV. Miranda kemudian menyewa alat yang dimiliki PT. Harfiah.

” Semua sarana yang kami pakai memakai label PT. Harfiah, jadi bukan H.M Sahar Sewang yang mengerjakan proyek tersebut,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan terkait kondisi pekerjaan yang dipersoalkan, dirinya mengaku tidak pernah ditemui rekan awak media,

” Kami siap memberi keterangan dan memastikan pekerjaan ini akan kami kelola sampai selesai kontrak dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kami wajib bekerja dengan profesional karena profesi kami di dunia kontraktor,” kuncinya.

Dirinya juga mengaku heran setelah merebaknya informasi di media sosial

” Na bukan H. Sahar punya proyek, kemudian kami koordinasi dengan manajemen PT.Harfiah, saya makin kaget karena disampaikan bahwa H.Sahar Sewang tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak lain tiba tiba muncul berita bahwa kami semua tidak takut hukum, kami pastikan berita ini hoax, kami tidak pernah sama sekali dikonfirmasi pihak lain termasuk sahabat dari awak media,” kuncinya.

H.M Sahar Sewang Founder PT. Harfiah Jaya perkasa menggelar konferensi pers usai balik dari Eropa selama dua pekan.

” Kunjungan kami ke luar negeri agak terganggu karena hampir semua kolega kami menelepon terkait kabar palsu ini, semoga klarifikasi kami semua di depan rekan media dapat diketahui semua pihak, memastikan bahwa profesi kami terkait dunia kontraktor dan sudah kami geluti lebih dari 30 tahun, insyaa Allah kami pastikan akan bekerja dengan niat baik, Profesional dan bertanggung jawab dan mampu dirasakan oleh semuanya, saya berharap kiranya rekan awak media menkonfirmasi kepada kami apabila ada sesuatu hal yang menyangkut pekerjaan kami sehingga penyajian berita betul betul seimbang dan mampu mencerdaskan masyarakat,” kunci H. M Sahar Sewang usai pers kompres digelar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *