SULSELNEWS.NET – Sebanyak 512 warga Palestina yang tinggal di kamp-kamp darurat di tepian pantai Gaza menerima bantuan kemanusiaan dari rakyat Indonesia. Bantuan ini disalurkan melalui lembaga Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bekerja sama dengan KITA Palestina dan mitra lokal di Gaza.
Penyaluran bantuan dilakukan dalam situasi yang sangat berisiko. Lokasi distribusi berada di area pesisir yang kerap menjadi sasaran tembakan dari arah laut, sehingga membahayakan keselamatan para relawan yang bertugas di lapangan.
“Lokasi ini sangat berbahaya karena sering terjadi penembakan dari arah laut. Tapi jumlah penerima manfaat sangat banyak, dan mereka sangat membutuhkan bantuan,” ungkap Syekh Hasan, Senin (30/6/2025).
Dalam video dokumentasi yang diterima redaksi, tampak proses distribusi bantuan dilakukan langsung kepada para pengungsi, termasuk anak-anak dan orang tua, yang tinggal di tenda-tenda darurat di sekitar pantai Gaza. Kondisi mereka terlihat memprihatinkan, dengan keterbatasan logistik dan fasilitas dasar.
Syekh Hasan juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang terus mengalir dari masyarakat Indonesia. Ia berharap bantuan semacam ini dapat terus berlanjut di tengah krisis kemanusiaan yang belum berakhir.
“Kami sangat berterima kasih kepada Indonesia atas bantuan ini, dan kami berharap kalian tetap mendukung kami,” ujarnya.
Direktur Wahdah Inspirasi Zakat, Syahruddin, mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk nyata solidaritas bangsa Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dukungan, khususnya bagi warga yang terdampak langsung konflik di wilayah paling rawan seperti pesisir Gaza.
“Aksi kemanusiaan ini adalah wujud komitmen Indonesia dalam membantu rakyat Palestina, khususnya mereka yang terdampak langsung di wilayah paling rawan,” ujarnya.












