SULSELNEWS.NET — Seorang anak berusia 4 tahun berinisial I-B yang sebelumnya dilaporkan hilang di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis pagi. Anak tersebut ditemukan berada di rumah seorang pria lanjut usia berusia 70 tahun di wilayah Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya.
Kepolisian Sektor Manggala mengamankan pria lanjut usia bernama Herianto, yang terlihat dalam rekaman CCTV membawa anak tersebut pada Rabu sore.
Menurut polisi, lansia itu awalnya datang ke Perumnas Antang untuk menemui keluarganya. Saat hendak pulang, ia mengaku melihat anak tersebut hampir tertabrak motor sehingga memutuskan untuk membawanya menjauh dari lokasi.
“Dari CCTV kami telusuri, lalu lempar ke grup warga. Warga memberi petunjuk, dan keluarga lansia mengaku memang ia datang ke rumah mereka. Rumahnya di Paccerakkang sehingga anggota menuju ke sana,” ujar Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan.
Ia menjelaskan bahwa dari hasil penelusuran, anak dan lansia itu sempat terlihat berjalan melintas di depan Polsek Manggala sebelum naik angkot menuju Paccerakkang.
“Terduga pelaku ini melihat anak hampir ditabrak motor, sehingga dia ambil dan dibawa jalan. Penelusuran CCTV juga menunjukkan keduanya melintas di depan polsek lalu naik angkot. Kejadian jam 4 sore, dan ditemukan pukul 7 pagi,” tambahnya.
Kompol Semuel menyebut tidak ditemukan kekerasan fisik pada tubuh anak tersebut.
“Pemeriksaan fisik sudah dilakukan bersama orang tuanya, tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun motif masih kami dalami, apalagi karena faktor usia. Terduga pelaku juga mengaku lupa kenapa tidak membawa anak itu ke polsek,” jelasnya.
Orang Tua Bersyukur Anaknya Kembali
Orang tua korban, Mursyidul Haq, menyampaikan rasa syukur setelah anaknya ditemukan dalam kondisi selamat. Ia mengaku tidak mengenal pria lansia tersebut, namun mengetahui bahwa pria itu memang sering datang ke rumah kerabatnya yang tinggal di Perumnas Antang.
“Atas partisipasi warga, RT-RW Blok 7, dan teman-teman di media sosial yang memviralkan, alhamdulillah anak kami bisa ditemukan,” ujar Mursyidul Haq.
Ia mengatakan informasi tentang keberadaan anaknya baru diketahui setelah keluarga dari lansia tersebut melihat unggahan terkait anak hilang yang viral di media sosial.
“Kami sebar info jam 8 malam. Mungkin keluarganya sudah tidur. Begitu bangun untuk ibadah dan buka handphone, mereka lihat dan mengenali wajahnya. Lalu disampaikan ke polsek dan polisi hubungi kami,” tuturnya.
Mursyidul juga menjelaskan kronologi awal hilangnya anak mereka, yang terjadi saat sang anak keluar rumah untuk menyusul kakaknya bermain.
“Ketika kakaknya sudah pulang, adiknya belum pulang sehingga kami langsung mencarinya,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap lansia tersebut untuk memastikan motif di balik tindakannya membawa anak itu pulang tanpa pemberitahuan.












