SULSELNEWS.NET — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah I Resort Mamasa berkolaborasi dengan mahasiswa magang mandiri Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan smart patrol di kawasan Taman Nasional Gandang Dewata pada 22 hingga 24 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sistem pengawasan dan perlindungan kawasan konservasi, sekaligus langkah strategis dalam menjaga kelestarian ekosistem serta meminimalisir berbagai potensi ancaman terhadap keanekaragaman hayati di dalam kawasan.
Smart patrol merupakan metode patroli berbasis teknologi yang mengintegrasikan penggunaan perangkat digital dalam proses pencatatan dan pelaporan data lapangan. Dalam pelaksanaannya, tim patroli mengumpulkan data secara sistematis dan terukur, meliputi kondisi habitat, keberadaan flora dan fauna, hingga indikasi gangguan terhadap kawasan. Data tersebut kemudian diinput ke dalam sistem monitoring guna mendukung pengelolaan kawasan yang lebih efektif dan berbasis data.
Selama kegiatan, tim menyusuri sejumlah jalur strategis yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tertentu. Pengamatan dilakukan secara langsung terhadap kondisi lingkungan, termasuk identifikasi jejak satwa liar serta pendokumentasian temuan di lapangan. Patroli juga difokuskan pada deteksi dini aktivitas ilegal seperti perambahan kawasan, perburuan liar, dan berbagai pelanggaran lain yang berpotensi merusak ekosistem.
Keterlibatan mahasiswa magang mandiri Universitas Hasanuddin memberikan kontribusi penting dalam penguatan sumber daya manusia sekaligus peningkatan kapasitas peserta.
Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam praktik pengelolaan kawasan konservasi, memahami mekanisme patroli lapangan, serta mengaplikasikan pengetahuan akademik dalam kondisi nyata.
Sinergi antara BBKSDA dan mahasiswa ini mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya konservasi sumber daya alam. Selain memperkuat pengawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya bagi generasi muda.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menekankan pentingnya ketelitian dalam pengambilan data serta konsistensi pelaporan. Data yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengelolaan kawasan, perencanaan program konservasi, serta evaluasi kondisi kawasan secara berkala.
Melalui pelaksanaan smart patrol yang rutin dan terintegrasi, pengawasan di Taman Nasional Gandang Dewata diharapkan semakin optimal dan berkelanjutan. Kolaborasi antara BBKSDA Wilayah I Resort Mamasa dan mahasiswa Universitas Hasanuddin pun menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sumber daya alam bagi generasi kini dan mendatang.












