SULSELNEWS.NET — Kopilot pesawat ATR 42-500, Muhammad Farhan Gunawan, yang menjadi korban jatuhnya pesawat, dimakamkan oleh pihak keluarga di Pemakaman Darussalam Valley, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (25/1/2026).
Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman, Tangis keluarga pecah saat jenazah almarhum diturunkan ke liang lahat.
Ratusan keluarga dan kerabat turut mengiringi prosesi pemakaman kopilot yang baru tiga tahun meniti karier di dunia penerbangan tersebut.
Pihak keluarga mengaku tidak pernah menyangka almarhum harus mengalami kecelakaan pesawat dan pergi untuk selama-lamanya. Kepergian Muhammad Farhan Gunawan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Di mata keluarga, almarhum dikenal sebagai sosok yang ceria, berani, serta penyayang terhadap keluarga. Semasa hidupnya, almarhum juga dikenal sebagai pribadi yang sangat baik oleh orang-orang terdekatnya.
Melalui pernyataannya, keluarga almarhum menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas SAR yang telah membantu proses pencarian dan menemukan jasad korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.












